Polisi Tahan Teman Wanita Penembak Massal Las Vegas

Sejauh ini baru diketahui Marilou Marilou dan Stephen Paddock adalah rekan sekamar di Hotel Las Vegas.

oleh Nila Chrisna Yulika diperbarui 03 Okt 2017, 03:06 WIB

Liputan6.com, Las Vegas - Sebuah aksi teror terjadi di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu malam waktu setempat, 1 September 2017. Rentetan suara tembakan terdengar jelas dalam teror yang terjadi di dekat Mandala Bay Hotel and Casino di tengah berlangsungnya konser musik Route 91 Harvest Festival.

Seperti ditayangkan Liputan6 Malam SCTV, Selasa (3/10/2017), kepanikan pun langsung melanda di lokasi kejadian. Para penonton konser langsung berlari menyelamatkan diri. Bahkan, di tengah kepanikan, kembali terdengar rentetan tembakan dari senjata otomatis.

Penembakan Las Vegas terjadi saat penyanyi country Jason Aldean tengah tampil. Dikabarkan 50 orang tewas dan 400 lebih lainnya mengalami luka-luka dalam tragedi yang disebut 'pembantaian Las Vegas' tersebut.

Pelaku yang diketahui bernama Stephen Paddock adalah warga lokal asal Mesquite, Nevada. Paddock yang berusia 64 tahun menembak kerumunan orang dari lantai 32 Casino Mandala Bay.

Usai melakukan aksi brutal itu Paddock dikabarkan bunuh diri. Polisi dan otoritas setempat kini masih menyelidiki tragedi ini.

Sementara itu, polisi juga telah menahan wanita berdarah Asia, Marilou Danley, yang merupakan teman dari Stephen Paddock. Sejauh ini baru diketahui Marilou dan Paddock adalah rekan sekamar di Hotel Las Vegas. Namun, belum diketahui sejauh mana hubungan keduanya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya