Tambah Dua Emas, Panjat Tebing Indonesia Runner-Up Kejuaraan Asia

Dua emas di hari terakhir lomba panjat tebing direbut dari nomor speed relay putra dan putri.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 22 September 2017, 17:15 WIB
Tim nasional putri Indonesia A yang berhasil merebut emas seped relay Asian Continental Championship 2017 bersama Tim Iran A (perak)

Liputan6.com, Jakarta Tim nasional panjang tebing Indonesia berhasil menambah dua emas, satu perak dan satu perunggu pada hari terakhir Asian Continental Championship 2017 di Mega Pars Complex Tehran, Iran, Kamis malam waktu setempat (21/9/2017).

Tambahan medali tersebut membuat tim Merah Putih menjadi runner up kejuaraan paling bergengsi di benua Asia ini, dengan total tiga medali emas, satu perak dan tiga perunggu.

Dua emas di hari terakhir lomba direbut dari nomor speed relay putra dan putri. Trio pemanjat tebing putra yang tergabung dalam Indonesia A yaitu Aspar Jailolo, Sabri dan Rindi Sufriyanto tampil sebagai kampiun setelah di babak final secara dramatis mengalahkan tim favorit tuan rumah Tim Iran A.

Pada laga pamungkas nomor estafet ini, Trio Indonesia mencatat waktu 18.95 detik atau hanya terpaut tipis 0.04 detik dari tim Iran yakni 18.95 detik. Keberhasilan Aspar, Sabri dan Rindi memupus harapan tuan rumah yang selalu menunjukkan catatan waktu terbaik di babak awal hingga semifinal.

Sementara Tim Indonesia B yang diperkuat diperkuat M Hinayah, Pangeran Septowibowo Siburian dan Abu Dzar Yulianto meraih perunggu nomor ini setelah pada perebutan tempat ketiga menundukkan Tim Iran B.Pada tim speed relay putri, para pemanjat putri Indonesia berhasil tampil dominan.

Dua tim yang diturunkan, A dan B, berhasil membuat All Indonesia Final. Emas akhirnya direbut oleh Indonesia A yang diperkuat Aries Susanti Rahayu dan Santi Wellyanti dan Puji Lestari. Pada babak final, Tim A, dengan Puji dan Aries yang sebelumnya menyumbang emas dan perunggu di nomor speed perorangan, terlalu tangguh bagi Tim Indonesia B yang diperkuat oleh Dorifatus Syafiiah, Rajiyah Salsabillah dan Fitriyani.

Perunggu nomor ini diraih Tim Iran A yang menundukkan Kazakstan A pada perebutan tempat ketiga.Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Faisol Riza mengapresiasi tambahan dua emas Timnas Indonesa sehingga dapat mempertahankan tradisi berada di posisi 1-2 pada Kejuaraan level Asia.

Lanjut Baca:

“Di level Asia, [panjat tebing](3090711 "") kita memang kerap berada di posisi pertama atau kedua. Mempertahakan posisi di dua besar tentu membanggakan di tengah persaingan panjat tebing Asia yang makin ketat,” ujar Riza. Jepang tampil sebagai juara umum Asian Continental Championship 2017 dengan empat emas. Sementara tuan rumah Iran berada di peringkat ketiga, disusul China dan Thailand di Zona lima besar. Asian Continental Championship 2017 mempertandingkan 8 nomor yaitu men boulder, women boulder, men speed, women speed, men lead dan women lead serta men speed relay dan women speed relay. Salah satu pemanjat tebing merupakan anggota Makopala Universitas Budi Luhur (UBL), Rajiah Salsabillah atau akrab disapa Billah. Dia tergabung dalam Tim Indonesia B yang berhasil menyabet perak, setelah dalam semifinal harus mengalahkan Tim Iran A. Billah, 18 tahun, juga merupakan salah satu atlet panjat tebing nasional yang disiapkan untuk Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang nanti. "Harapan dan doa kita untuk Billah agar dapat terus mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih dan tentunya selalu mengharumkan nama Negara, Kampus, dan Organisasi di ajang internasional lainnya," bunyi pernyataan UBL lewat rilis yang diterima Liputan6.com.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya