Indonesia Membangun dari Sabang Sampai Merauke

Pemerintah berusaha mewujudkan pembangunan merata di seluruh Indonesia.

oleh Yusron Fahmi diperbarui 15 Agu 2017, 19:54 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Hanya tinggal dalam hitungan hari, Republik Indonesia memasuki usia 72 tahun. Usia yang cukup panjang dalam membangun negeri ini. Mulai hari ini hingga 17 Agustus, sejumlah infrastuktur yang cukup menonjol akan dihadirkan sekilas dalam paket khusus, Indonesia Membangun yang ditayangkan Fokus Sore Indosiar, Selasa (1/8/2017).

Potret sepintas mengenai infrastruktur yang dibangun di luar Jawa, di antaranya perkembangan pembangunan jalan tol baru trans Sumatera, Pekanbaru, Dumai, yang dipamerkan Presiden Joko Widodo dalam video blogging atau vlog miliknya.

Keberadaan jalan tol dengan biaya hingga Rp 15 triliun, nantinya menambah daya saing Provinsi Riau sehingga bisa berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Optimistis itu juga yang dirasakan Jokowi saat dirinya menjajal Jalan Trans Papua, pada Mei lalu dengan menggunakan motor trail.

Saat itu pembangunan Trans Papua baru mencapai 47 kilometer. Sejak 2016, pemerintah membangun jalan Trans Papua dari Wamena-Habema dan Mumugu sepanjang 284 kilometer, termasuk 55 jembatan. Diharapkan 2019, Trans Papua akan menghubungkan Sorong-Papua Barat dengan Merauke.

Pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman atau SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, patut berbangga.

Bandara ini baru saja mendapat penghargaan tertinggi untuk kategori 5 juta hingga 15 juta penumpang per tahun, mengalahkan 85 bandara lain di dunia. Penghargaan itu berasal dari organisasi penerbangan internasional, Airport Council International.

Sementara itu, siapa sangka, ada pemandangan 3 dimensi di ruang toilet di lantai tiga terminal keberangkatan, toilet 3 dimensi ini tak bisa dipungkiri jadi sentuhan menarik.

Semerntara itu, Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara adalah sebuah tonggak baru dalam infrastruktur penerbangan tanah air. Beroperasi mulai Juli 2013, bandara yang berjarak 26 kilometer dari pusat Kota Medan, memiliki berbagai fasilitas canggih. Antara lain 104 check in counter dengan model dan sistem yang mirip dengan Bandara Changi di Cingapura.

Bandara Kualanamu juga dilengkapi dengan transportasi kereta api bandara yang siap mengantar penumpang ke Kota Medan maupun sebaliknya, dalam waktu setengah jam.

Ini hanyalah sekelumit 72 tahun Indonesia kerja bersama. Sambung menyambung menjadi satu. Mewujudkan pembangunan merata di seluruh Indonesia. Menuju masa depan lebih baik.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya