Wall Street Bervariasi, Dow Jones Cetak Rekor

Wall Street bergerak variatif pada perdagangan kemarin

oleh Zulfi Suhendra diperbarui 28 Jul 2017, 05:00 WIB
Sentimen bervariasi di awal pekan telah mendorong bursa saham Amerika Serikat menguat dengan indeks saham Dow Jones naik 14,57 poin.

Liputan6.com, Jakarta Pelemahan saham teknologi dan transportasi membuat indeks S&P 500 ditutup melemah tipis pada Kamis waktu AS. Namun Dow Jones mencetak rekor didukung oleh lonjakan saham Verizon.

Mengutip Reuters, Jumat (28/7/2017), Dow Jones Transport Average yang sering dilihat sebagai ukuran saham kesehatan ekonomi ditutup turun 3,1 persen, setelah ada pesimisme dari perusahaan pengiriman paket United Parcel Service (UPS).

Selain UPS, FedEx juga mengalami penurunan. Saham transportasi jatuh ke level terendah dalam dua bulan.

Sementara itu, S&P 500 sektor teknologi menjadi grup yang paling buruk pada sesi perdagangan kemarin. Sektor ini melemah 0,8 persen meski saham Facebook naik 2,9 persen.

Indeks saham utama Wall Street telah menghitung rekor tertinggi intraday di awal sesi.

"Sentimen umum pasar yang datang ke hari itu adalah bahwa persediaan transportasi memberi tahu kita sesuatu yang tidak kita perhatikan," kata Art Hogan, kepala strategi pasar di Wunderlich Securities di New York.

Dow Jones Industrial Average naik 85,54 poin atau 0,39 persen ke level 21.796,55, kemudian S&P 500 kehilangan 2,41 poin atau 0,1 persen ke level 2.475,42 dan Nasdaq Composite jatuh 40,56 poin atau 0,63 ke level 6.382,19.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya