Seleksi Dibuka, Menteri PANRB Jamin Tak Ada Calo CPNS

Rekrutmen CPNS menggunakan sistem computer assisted test sehingga membuat rekrutmen lebih transparan.

oleh Ilyas Istianur Praditya diperbarui 11 Jul 2017, 19:10 WIB
Menteri PANRB, Asman Abnur terus menggelorakan pentingnya penerapan e-budgeting sebagai bagian penting dalam reformasi birokrasi.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur telah mengumumkan pembukaan seleksi CPNS 2017 untuk dua instansi pemerintahan, yaitu Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM.

Asman menegaskan, pelaksanaan penerimaan CPNS ini akan berlangsung sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Dalam aturan itu, rekrutmen CPNS menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

"Rekrutmen kali ini tidak ada lagi calo, jasa titip, baik pejabat pegawai atau bersifat rekomendasi. Jadi yang menentukan lulus atau tidak itu ya kemampuan atau keahliannya," kata Asman di kantornya, Selasa (11/7/2017).

Dengan sistem CAT ini, diharapkan ke depan akan menjadi proses rekrutmen yang ideal dan transparan, sehingga sebagai dasar dalam menjalankan reformasi birokrasi seperti dalam Nawa Cita Presiden RI Joko Widodo.

"Sekali saya tegaskan, era-nya sekarang sudah terbuka, jadi kalau ada yang minta biaya, masyarakat jangan percaya," tegas Asman.

Sebelumnya, Asman Abnur secara resmi telah mengumumkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Asma mengatakan, formasi untuk kedua instansi tersebut sebanyak 19.210 orang, terdiri dari 1.684 CPNS untuk Mahkamah Agung (MA) dan 17.962 kursi CPNS di Kementerian Hukum dan HAM.

Jumlah tersebut termasuk untuk mengakomodasi putra/putri lulusan terbaik (cumlaude) dan putra/putri Papua dan Papua Barat. Untuk lulusan cumlaude kuotanya sebanyak 468 orang, sedangkan putra/putri Papua dan Papua Barat sebanyak 301 orang.

Ia menuturkan, formasi untuk MA sejumlah 1.684 calon hakim pada peradilan umum, peradilan agama dan peradilan tata usaha negara. Untuk posisi calon hakim ini, kualifikasi hanya untuk sarjana hukum, sarjana syariah dan sarjana hukum Islam.

Adapun formasi CPNS untuk Kementerian Hukum dan HAM meliputi 21 jabatan, mulai dari Penjaga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) hingga analis keimigrasian.

"Kuota untuk penjaga Lapas mencapai 14 ribu, dengan kualifikasi lulusan SLTA sederajat yang menguasai komputer,” ujar Asman dalam di kantor Kementerian PANRB.

Dari kuota CPNS untuk Kementerian Hukum dan HAM sebanyak 17.962 kursi, 14.000 diantaranya untuk jabatan penjaga Lapas atau sipir, dan 2.278 analis keimigrasian. (Yas)

 

 

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

 

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya