Ketua MPR: Saat Kita Terpecah, Kekayaan Alam Dikuasai Asing

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengingatkan umat Islam di Indonesia untuk saling menghormati.

oleh Ika Defianti diperbarui 09 Jul 2017, 02:04 WIB
Waktu kunjungan di Aceh digunakan Ketua MPR Zulkifli Hasan untuk menggelar silaturrahmi bersama Ulama, Akademisi dan Tokoh masyarakat

Liputan6.com, Surabaya - Ketua MPR Zulkifli Hasan menghadiri muktamar pertama Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan Indonesia (PULDAPII) di Asrama Haji Surabaya, Jawa Timur. Saat memberikan sambutan, Zulkifli mengingatkan umat Islam di Indonesia untuk saling menghormati.

"Jangan lagi kita meributkan jenggot, celana cingkrang ataupun jumlah tarawih, cara hitung atau melihat bulan. Hormati sikap masing-masing," ucap Zulkifli, Sabtu (8/7/2017).

Menurut Zulkifli Hasan sesuatu yang utama tidak perlu untuk diperdebatkan. Sebab  hal tersebut hanya akan menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat.

"Kalau kita terpecah, saat bersamaan kekayaan alam, bahkan ekonomi kita akan dikuasai oleh asing," ujar dia.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan, yang terpenting saat ini yaitu bagaimana cara untuk memajukan bangsa Indonesia. Hal itu dapat dimulai dengan meningkatkan ilmu pengetahuan serta teknologi.

"Meskipun umat Islam mayoritas tetapi masih tertinggal akan ilmu pengetahuan dan teknologi. Apalagi sekarang zaman pertarungan bebas yaitu yang menang adalah mereka yang mempunyai itu, dan kita masih mempunyai peluang besar," ucap dia optimistis.

Tak hanya itu, Zulkifli mengimbau masyarakat untuk terus mempertahankan nilai-nilai luhur yang ada.

"Karena kalau sudah memudar akan lebih berantakan. Dulu di kampung saya selingkuh itu jadi aib tapi sekarang pacaran laki-laki dan laki-laki, itu yang jadi tantangan," ungkap Zulkifli Hasan.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya