Polisi Amankan Kediaman Bayi Ajaib yang Dikandung Hanya 2 Jam

Bayi ajaib itu dikabarkan juga langsung mengucapkan salam begitu dilahirkan ibunya.

oleh Fauzan diperbarui 03 Jul 2017, 12:01 WIB
Bayi ajaib itu dikabarkan juga langsung mengucapkan salam begitu dilahirkan ibunya (berkerudung coklat). (Liputan6.com/Fauzan)

Liputan6.com, Enrekang - Aparat kepolisian dari Polres Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, menyelidiki kabar seorang gadis yang melahirkan bayi ajaib. Gadis itu dikabarkan mengandung bayinya hanya dalam tempo beberapa jam sebelum melahirkan. Tidak hanya itu, bayi yang dilahirkannya langsung dapat berucap salam.

"Iya, kabar itu sangat heboh. Kami sudah kirim beberapa anggota, baik dari Bhabinkamtibmas, Reserse Kriminal maupun dari Intel beberapa hari yang lalu," kata Kapolres Enrekang, AKBP Ibrahim Aji saat dikonfirmasi Minggu, 2 Juli 2017.

Ibrahim mengatakan pihaknya telah mewawancarai Utjie Ramadani, ibu dari bayi ajaib yang menghebohkan warga Kabupaten Enrekang. "Namun saat ini, informasi itu belum bisa kita ekspose, karena masih perlu dilakukan investigasi mendalam terkait hal tersebut," katanya.

Selain itu, ujar Ibrahim, pihaknya tidak bisa serta-merta menginvestigasi karena kejadian itu bersifat delik aduan yang prosesnya tergantung pada aduan yang masuk. "Kita harus terima laporan dulu untuk bisa melakukan investigasi lebih mendalam. Apalagi ini sangat sensitif," katanya.

Untuk saat ini, aparat kepolisian hanya mengamankan lokasi sekitar kediaman Utjia Ramadani di Dusun Penja, Desa Karueng, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

"Karena banyak warga yang mau lihat dan bertemu ibu dan bayi itu," ucap Ibrahim.

Sebelumnya, masyarakat Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, dihebohkan kabar seorang remaja yang tiba-tiba mengandung dan dalam tempo dua jam. Bahkan, dia langsung melahirkan. Tidak hanya itu, bayi yang dilahirkan remaja berusia 19 tahun itu dikabarkan langsung dapat mengucapkan salam.

Remaja tersebut bernama Utjie Ramadani. Kabar ini tersiar dari mulut ke mulut sejak Kamis, 29 Juni 2017. Akibatnya, kediaman remaja itu di Dusun Penja, Desa Karueng, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, ramai dikunjungi warga.

 

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya