Liputan6.com, Jakarta Presiden Rodrigo Duterte memohon maaf atas kehancuran kota Marawi akibat pertempuran militer Filipina untuk memberangus kelompok pemberontak pendukung ISIS.
Advertisement
Kota Marawi sebagai kota umat muslim Filipina kini hancur lebur setelah status darurat militer diberlakukan di kota tersebut.
Diterbitkan 22 Juni 2017, 08:00 WIBLiputan6.com, Jakarta Presiden Rodrigo Duterte memohon maaf atas kehancuran kota Marawi akibat pertempuran militer Filipina untuk memberangus kelompok pemberontak pendukung ISIS.
Advertisement