Mutiara Hati: Jangan Sebut Ulama, Sebelum Terbukti Ketinggian Ilmu dan Toleransinya

Jangan menamai seseorang berilmu, sebelum mendengar ketepatan pandangannya.

oleh Maria FloraDiterbitkan 16 Juni 2017, 22:16 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Jangan memuji seseorang dengan keberagamaan, sebelum mengujinya dengan harta, takhta, dan wanita. Jangan juga dengan kedermawanan sebelum melihat sikapnya dalam bencana.

Jangan menamai seseorang berilmu, sebelum mendengar ketepatan pandangannya. Jangan pula menamainya seorang ulama, sebelum terbukti kedalaman ilmu dan ketinggian toleransinya.

Jangan memuji akhlak seseorang sebelum bergaul dengannya. Atau menilainya penyantun, sebelum melihat sikapnya ketika disinggung.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya