Djarot: Kalau Program Sebelumnya Baik, Tolong Dilanjutkan

Djarot mengaku terus berkomunikasi dengan Ahok untuk menuntaskan semua program yang masih tersisa.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 15 Jun 2017, 14:06 WIB
Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat mengikuti pelantikan Gubernur definitif DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/6). Pelantikan ini sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 76P Tahun 2017. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang baru dilantik hari ini, langsung bekerja menyelesaikan berbagai program dan proyek pembangunan yang belum rampung. Bila tidak tercapai, Djarot berharap gubernur baru nanti bersedia melanjutkan program sebelumnya.

"Apa yang sudah dikerjakan ini ‎ya, kita akan kebut. Dan kalau memang baik, tolong dilanjutkan," kata Djarot di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Djarot mengaku terus berkomunikasi dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, untuk menuntaskan semua program yang masih tersisa. Namun, semua tergantung pada pemerintahan baru, Anies Baswedan - Sandiaga Uno nanti.

"Kalau dianggap enggak baik ya enggak apa-apa terserah, tapi yang jelas kami sudah mempunyai standar di dalam bekerja," ujar dia.

Menurut Djarot, tim sinkronasi Anies-Sandi terus berdiskusi dengan Pemprov DKI Jakarta. Diskusi dan komunikasi ini dibangun untuk memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 sudah sesuai program Anies-Sandi.

Namun, Djarot menilai, diskusi dan komunikasi tersebut seharusnya tidak dilakukan dengan Pemprov DKI Jakarta. Berbagai masukan sepantasnya disampaikan melalui DPRD DKI Jakarta.

"Kalau itu dilakukan untuk memberikan masukan, sebaiknya untuk lembaga yang resmi di pemerintahan, misalnya melalui DPRD, dibahas melalui DPRD dan bagaimanapun mereka cuma memberikan masukan," Djarot menandaskan.

 

 

 

 

Saksikan video menarik berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya