Trik Atur Pengeluaran di Bulan Puasa

Menurut Perencana Keuangan Safir Senduk, perlu strategi khusus untuk mengatur pengeluaran dengan baik di bulan puasa.

oleh Safir Senduk diperbarui 09 Jun 2017, 18:48 WIB
Perencana Keuangan Safir Senduk

Liputan6.com, Jakarta Di bulan puasa, pola pengaturan pengeluaran di masyarakat ikut berubah. Itu mengikuti kebiasaan masyarakat yang berubah pula selama Ramadan.

Bila di hari biasa, masyarakat terbiasa makan di siang hari. Kini, ritme makan berubah menjadi sore hari di waktu buka dan dini hari di saat sahur. Kalaupun ada tambahan adalah saat makan malam.

Menurut Perencana Keuangan Safir Senduk, perlu strategi khusus untuk mengatur pengeluaran dengan baik di bulan puasa. Ini agar keuangan tetap terjaga.

Dia menyebut ada tiga yang harus diperhatikan selama puasa:

1. Pengaturan pengeluaran terkait makanan dan minuman

Pemenuhan kebutuhan makanan dan minuman selama Ramadan dinilai harus tetap memperhatikan skema 4 sehat dan 5 sempurna.

Dengan tetap berpegang pada hal ini, pengaturan uang dan pengeluarannya bisa lebih efektif.

2. Fokus pada pembelian busana Lebaran

Saat ingin membeli busana Lebaran, harus fokus pada yang dituju. Jangan gampang tergiur dengan penawaran diskon yang banyak terjadi di bulan Ramadan.

3. Tak tergiur tawaran diskon seperti pada barang elektronik

Masyarakat harus fokus memenuhi kebutuhan utama buat Lebaran. Meski, di luaran banyak tawaran menggiurkan berupa diskon, salah satunya pada produk elektronik.

"Pastikan Anda memang butuh barang itu saat membeli. Kurangi kebutuhan yang dirasa tidak perlu dan tak berhubungan dengan Lebaran sebaiknya tunda  dulu," tegas Safir.

Ingin tahu uraian lengkapnya, simak di video berikut:

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya