Liputan6.com, Medan: Mantan Presiden Abdurrahman Wahid mengingatkan Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew tak semena-mena menuduh Indonesia sebagai sarang teroris. Dia harus bisa membuktikan tuduhanya itu. Demikian dikemukakan Gus Dur di Medan seusai melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sumatra Utara, Senin (25/02).
Dengan nada mengancam, bahkan Gus Dur siap mengaduk-aduk Singapura, bila Negeri itu campur tangan dalam urusan dalam negeri Indonesia. Selain itu, Gus Dur juga meminta Lee membuktikan tuduhannya.
Tak pelak, tudingan Lee tersebut mengundang reaksi beragam dari masyarakat dan pemerintah Indonesia. Akhir-akhir ini unjuk rasa yang digelar sejumlah organisasi massa Islam di Gedung Kedutaan Singapura di Jakarta semakin marak [baca: FPI dan Mujahidin Berdemo di Kedubes Singapura].(YYT/Panogari Pangabean dan Amal Rambe)
Dengan nada mengancam, bahkan Gus Dur siap mengaduk-aduk Singapura, bila Negeri itu campur tangan dalam urusan dalam negeri Indonesia. Selain itu, Gus Dur juga meminta Lee membuktikan tuduhannya.
Tak pelak, tudingan Lee tersebut mengundang reaksi beragam dari masyarakat dan pemerintah Indonesia. Akhir-akhir ini unjuk rasa yang digelar sejumlah organisasi massa Islam di Gedung Kedutaan Singapura di Jakarta semakin marak [baca: FPI dan Mujahidin Berdemo di Kedubes Singapura].(YYT/Panogari Pangabean dan Amal Rambe)