Warga Gelar Aksi Lilin di Lokasi Ledakan Bom Kampung Melayu

Koordinator Aksi Joshua Napitupulu meminta pemerintah berupaya menghentikan kekerasan dengan dalih apapun.

oleh Lizsa Egeham diperbarui 25 Mei 2017, 21:34 WIB
assa dari Solidaritas Merah Putih menggelar aksi lilin dan tabur bunga di lokasi bom Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5). Aksi tersebut sebagai bentuk malam solidaritas duka untuk bom Kampung Melayu.(Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Merah Putih menggelar aksi menyalakan lilin di lokasi ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur malam ini. Warga juga menaburkan bunga.

Mereka membawa spanduk yang bertuliskan, "Kami Tidak Takut."

Koordinator Aksi Joshua Napitupulu meminta agar pemerintah melakukan upaya untuk menghentikan kekerasan dengan dalih apapun. Sebab, kondisi Negara Indonesia kini telah darurat.

"Kami mendukung TNI dan Polri, dan terutama Badan Intelijen Negara untuk mengungkap aktor intelektual di balik ini," ujar Joshua di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017).

Salah satu warga yang mengikuti aksi ini Tere (28) meminta pemerintah menangkap pelaku yang terlibat teror bom di Kampung Melayu. Dia juga berharap pemerintah dapat menghukum pelaku dengan hukuman seberat-beratnya.

Ledakan bom bunuh diri terjadi di Kampung Melayu Jakarta Timur pada Rabu 24 Mei 2017. Ledakan itu terjadi dua kali, ledakan pertama terjadi pada pukul 21.00 WIB dan ledakan kedua terjadi selang lima menit kemudian.

Tiga anggota Polri yang tengah bertugas mengamankan kegiatan masyarakat di sekitar lokasi, gugur. Ketiga anggota Polri yang meninggal dunia akibat ledakan bom Kampung Melayu yakni Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Briptu Anumerta Taufan Tsunami, dan Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya