Semangat Para Pengungsi Sudan Selatan Belajar Membaca

Para pengungsi Sudan Selatan belajar membaca di kamp UNHCR al-Algaya di negara bagian Nil Putih Sudan, selatan Khartoum, Rabu (17/5).

oleh Johan Fatzry diperbarui 18 Mei 2017, 15:30 WIB
Pengungsi Sudan
Para pengungsi Sudan Selatan belajar membaca di kamp UNHCR al-Algaya di negara bagian Nil Putih Sudan, selatan Khartoum, Rabu (17/5).
Para pengungsi Sudan Selatan mengikuti pelajaran membaca di kamp UNHCR al-Algaya di negara bagian Nil Putih Sudan, selatan Khartoum, (17/5). Tahun ini Lebih dari 95.000 orang Sudan Selatan telah mengungsi. (AFP Photo/Ashraf Shazly)
Anak-anak mengikuti pelajaran membaca di kamp UNHCR al-Algaya di negara bagian Nil Putih Sudan, selatan Khartoum, (17/5). PBB mengatakan ribuan orang terus melarikan diri dari perang dan kelaparan di negara termuda di dunia ini. (AFP Photo/Ashraf Shazly)
Anak-anak mengikuti pelajaran membaca di kamp UNHCR al-Algaya di negara bagian Nil Putih Sudan, selatan Khartoum, (17/5). Sudan Selatan sudah terpisah dengan Sudan Utara pada tahun 2011. (AFP Photo/Ashraf Shazly)
Pengungsi Sudan Selatan berjalan di kamp UNHCR al-Algaya di negara bagian Nil Putih Sudan, selatan Khartoum, (17/5). PBB juga mengatakan satu juta orang pengungsi Sudan Selatan di ambang kelaparan. (AFP Photo/Ashraf Shazly)
Pengungsi Sudan Selatan berjalan di kamp UNHCR al-Algaya di negara bagian Nil Putih Sudan, selatan Khartoum, (17/5). Tahun ini Lebih dari 95.000 orang Sudan Selatan telah memasuki Sudan. (AFP Photo/Ashraf Shazly)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya