Liputan6.com, Purwakarta: Arus mudik di jalan tol Jakarta-Cikampek arah Cikopo-Sadang semakin padat dan kemacetan tidak terhindarkan di beberapa titik, Rabu (8/9). Kemacetan terjadi di Purwakarta selama beberapa jam sebelum antrean kendaraan mudik memasuki jalur alternatif untuk tujuan Jawa Tengah.
Penumpukan terparah terjadi di jalur Cikopo-Sadang-Purwakarta, setelah pengalihan arus ke jalur alternatif di wilayah Purwakarta, Jabar, dari persimpangan Sadang. Kendaraan menyemut sepanjang lebih kurang delapan kilometer setelah keluar dari gerbang tol Cikopo.
Penumpukan di jalur Cikopo-Sadang pada dua hari sebelum Lebaran itu terjadi setelah mengalihan arus dari gerbang tol Cikopo ke Sadang, karena terjadi kepadatan di jalur Cikopo-Jomin dan jalur pantura.
Antrean kendaraan dialihkan ke Sadang untuk menggunakan jalur tengah, Sadang-Kalijati-Subang, dan ke jalur alternatif poros Purwakarta-Wanayasa-Jalancagak-Subang, seterusnya ke Cikamurang. Berdesak-desakannya kendaraan di jalan alteri itu mengakibatkan terjadinya penumpukan di jalur Sadang-Purwakarta sepanjang sekitar tujuh kilometer, sebelum memasuki jalur alternatif Purwakarta-Wanayasa-Jalancagak.
Terjadi juga kemacetan di sejumlah poros di dalam kota Purwakarta, seperti di jalan Singadilaga, Jalan Agmad Yani, Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Kapten Halim. Di samping kapasitas jalan terbatas, hambatan lalu lintas arus mudik yang diarahkan ke Purwakarta itu adalah kesibukan pasar di Pasar Rebo, dan Pasar Simpang di Purwakarta.
Sejumlah pengemudi mengaku bingung, karena tidak mengenal medan jalan untuk melalui jalur Cikamurang lewat Purwakarta-Wanayasa. Untuk tujuan Cikamurang, kendaraan dari Sadang masuk Kota Purwakarta dan terus ke Wanayasa. Dari Wanayasa belok kiri ke Jalancagak-Subang, seterusnya ke Cikamurang.(ANT/SHA)
Penumpukan terparah terjadi di jalur Cikopo-Sadang-Purwakarta, setelah pengalihan arus ke jalur alternatif di wilayah Purwakarta, Jabar, dari persimpangan Sadang. Kendaraan menyemut sepanjang lebih kurang delapan kilometer setelah keluar dari gerbang tol Cikopo.
Penumpukan di jalur Cikopo-Sadang pada dua hari sebelum Lebaran itu terjadi setelah mengalihan arus dari gerbang tol Cikopo ke Sadang, karena terjadi kepadatan di jalur Cikopo-Jomin dan jalur pantura.
Antrean kendaraan dialihkan ke Sadang untuk menggunakan jalur tengah, Sadang-Kalijati-Subang, dan ke jalur alternatif poros Purwakarta-Wanayasa-Jalancagak-Subang, seterusnya ke Cikamurang. Berdesak-desakannya kendaraan di jalan alteri itu mengakibatkan terjadinya penumpukan di jalur Sadang-Purwakarta sepanjang sekitar tujuh kilometer, sebelum memasuki jalur alternatif Purwakarta-Wanayasa-Jalancagak.
Terjadi juga kemacetan di sejumlah poros di dalam kota Purwakarta, seperti di jalan Singadilaga, Jalan Agmad Yani, Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Kapten Halim. Di samping kapasitas jalan terbatas, hambatan lalu lintas arus mudik yang diarahkan ke Purwakarta itu adalah kesibukan pasar di Pasar Rebo, dan Pasar Simpang di Purwakarta.
Sejumlah pengemudi mengaku bingung, karena tidak mengenal medan jalan untuk melalui jalur Cikamurang lewat Purwakarta-Wanayasa. Untuk tujuan Cikamurang, kendaraan dari Sadang masuk Kota Purwakarta dan terus ke Wanayasa. Dari Wanayasa belok kiri ke Jalancagak-Subang, seterusnya ke Cikamurang.(ANT/SHA)