Keluarga Tunggu Hasil Autopsi Jasad Dosen ITB

Autopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian dosen ITB yang beberapa hari lalu dilaporkan hilang.

oleh Liputan6.com diperbarui 14 Mei 2017, 21:05 WIB
Suryo Utomo (30), dosen yang menghilang, mengajar di Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) ITB. (Foto: www.itb.ac.id)

Liputan6.com, Bandung - Keluarga Suryo Utomo, dosen ITB (Institut Teknologi Bandung) yang ditemukan tewas mengambang di Waduk Cirata, Cianjur, Jawa Barat, masih menunggu autopsi dari Tim Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur.

"Atas izin dan permintaan keluarga, tim melakukan autopsi guna mengungkap penyebab kematian korban," ucap Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Cianjur AKP Beny Cahyadi di Cianjur, Minggu (14/5/2017), dillansir Antara.

Ia menjelaskan, autopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian dosen ITB tersebut yang beberapa hari lalu dilaporkan hilang.

Dia mengatakan pula, korban ditemukan di sungai yang berjarak dua kilometer dari tempat penemuan mobil milik korban yang terparkir. Saat ditemukan, sejumlah luka ada di tubuh korban, luka patah, dan luka bakar di bagian kaki.

Hingga malam ini, menurut dia, tim dokter masih melakukan tugasnya. Sedangkan pihak keluarga masih menunggu di salah satu ruangan di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Cianjur.

Adapun pihak keluarga Suryo Utomo merencanakan membawa jenazah korban ke Bandung, untuk prosesi pemakaman.

Sebelumnya, tim dokter dan kepolisian telah memastikan bahwa korban adalah Suryo Utomo dosen ITB yang dilaporkan hilang setelah mencocokkan sampel darah dan asam deoksiribonukleat atau DNA dari orangtua korban, meskipun pihak keluarga sudah membenarkan berdasarkan tanda-tanda fisiknya.

DNA adalah sejenis biomolekul yang menyimpan dan menyandi instruksi-instruksi genetika seseorang dan makhluk hidup, serta bersifat keturunan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya