Sukses

Misteri Mobil Dosen ITB yang Hilang di Rest Area Citarum

Liputan6.com, Cianjur - Polisi menemukan petunjuk baru dalam kasus menghilangnya dosen Institut Teknologi Bandung (ITB). Jajaran Polsek Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, menemukan kendaraan milik Suryo Utomo, sang dosen ITB tersebut.

Dosen ITB hilang sehari yang lalu setelah mengantar ibunya ke Terminal Leuwi Panjang. Kapolsek Ciranjang, Kompol Syafril Lubis, mengatakan, pihaknya mendapat laporan warga terkait penemuan mobil Toyota Vios, warna perak dengan nomor polisi F 1031 DC, di Rest Area Citarum, dengan kunci kontak tergantung.

"Setelah kami mendatangi lokasi dan mencocokkan dengan laporan orang hilang, mobil tersebut digunakan Suryo Utomo sebelum dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Mobilnya terparkir di salah satu sudut di Rest Area Ciatrum, warga yang merasa curiga langsung melaporkan hal tersebut," katanya, dilansir Antara, Jumat (12/5/2017).

Dia menjelaskan, Suryo Utomo yang merupakan warga Jalan Terusan Angkasa No 38, Kota Bandung dan Jalan Sangkuriang T 2, No 2 B, Kota Bandung, dilaporkan hilang setelah mengantarkan ibunya ke Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, untuk pulang ke Bogor.

"Sejak saat itu, Suryo Utomo tak diketahui keberadaannya. Pihak keluarga hingga saat ini masih terus melakukan pencarian terkait keberadaannya. Saat kami temukan kendaraan dalam kondisi kosong dan kunci kontak masih menggantung," katanya.

Yayan Sopandi, warga setempat, mengaku sempat berbincang dengan Suryo Utomo pada Rabu 10 Mei 2017. Saat itu, Suryo Utomo sempat pamit untuk kembali ke Kota Bandung. Namun keesokan harinya, dia masih melihat mobil milik dosen ITB itu masih terparkir di tempat yang sama, sedangkan pemilik tidak berada di dalam mobil atau lingkungan rest area.

"Saya sempat ngobrol cukup lama dengan pemilik mobil sedan warga Bandung itu, melihat raut wajahnya seperti sedang bingung, tapi saya tidak tahu persis apa masalahnya karena saya tidak berani bertanya lebih jauh. Bahkan ketika itu, dia bilang ke saya akan pulang kembali ke Bandung," katanya.

Loading