Demo di Depan Balai Kota, Buruh Tolak Penggusuran

Buruh juga menuntut kenaikan upah, penghapusan outsourching, dan magang.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 01 Mei 2017, 12:54 WIB
Massa buruh menyalakan suar saat aksi perayaan MayDay di Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (5/1). Ribuan massa buruh turun ke jalan dalam perayaan Hari Buruh Internasional. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Para buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) berorasi di depan Balai Kota Jakarta. Mereka menuntut kenaikan upah, penghapusan outsourching, dan magang.

Tak hanya itu, perwakilan buruh juga menuntut Pemprov DKI menghentikan penggusuran di Ibu Kota.

"Sejak Ahok pimpin DKI, begitu masif penggusuran di Ibu Kota. Rakyat kecil miskin di pinggir kota jadi korban utama penggusuran," teriak salah satu orator GSBI bernama Siti.

Para buruh tersebut menuntut Pemprov DKI lebih memperhatikan kaum miskin kota yang kehilangan tidak hanya tempat tinggal melainkan juga pekerjaan akibat penertiban.

"Dalih yang digunakan untuk gusur adalah menata kota dan jalur penghijauan. Tapi kita tahu itu hanya kedok dan alasan untuk menggusur rakyat miskin yang terpinggirkan. Mereka tidak hanya kehilangan rumah tapi juga mata pencaharian. Perhatikan mereka," ujar orator yang lain.

Setelah menyampaikan orasi, para buruh bernyanyi dan meneriakkan yel-yel bersama. Setelah itu mereka melanjutkan parade menuju ke Patung Kuda.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya