Harga Emas Naik Imbas Pelemahan Dolar

Harga emas naik pada perdagangan Jumat kemarin, membukukan kenaikan secara bulanan sekitar 1,3 persen.

oleh Zulfi Suhendra diperbarui 29 Apr 2017, 07:12 WIB
Ilustrasi Harga Emas (Liputan6.com/Johan Fatzry)

Liputan6.com, Jakarta Harga emas naik pada perdagangan Jumat kemarin, membukukan kenaikan secara bulanan sekitar 1,3 persen.

Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang lebih rendah dari yang dibayangkan telah membebani dolar. Dolar yang melemah membuat harga emas naik.

Melansir Marketwatch, Sabtu (29/4/2017), meski ada kenaikan, harga emas secara mingguan justru melemah 1,6 persen dipicu kenaikan ekuitas global pada Jumat kemarin.

Harga emas untuk pengiriman Juni naik US$ 2,4 atau 0,2 persen untuk menetap di level US$ 1.268,3 per ounce selama sesi kemarin.

Penurunan harga 3 hari berturut-turut di awal pekan membuat harga emas turun ke level rendah dalam 2,5 pekan sebelum rebound di akhir pekan. Emas untuk kontrak Juni naik 1,4 persen secara bulanan.

"Tema yang paling penting pada akhir April ini adalah bahwa investor secara kolektif menjual aset tradisional seperti emas," ujar Taki Tsakianos, analis di Investing Haven kepada Marketwatch.

Sementara Presiden of Libertas Wealth Management Group mengatakan bahwa dia tidak akan melihat logam mulia sebagai aset yang dibeli untuk jangka menengah hingga harga menyentuh di atas US$ 1.300 per ounce,

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya