Gara-gara Kitas, Persib Terancam Tanpa Essien Lawan PS TNI

Selain Michael Essien, Persib juga terancam kehilangan Carlton Cole karena masalah yang sama.

oleh Kukuh Saokani diperbarui 18 Apr 2017, 20:20 WIB
Gelandang Persib, Michael Essien berusaha mengontrol bola saat berhadapan dengan Arema FC pada laga perdana Liga 1 2017 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (15/4). Persib bermain imbang atas Arema FC dengan skor 0-0. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Bandung Persib Bandung terancam tanpa dua marquee player-nya, Michael Essien dan Carlton Cole saat bertemu PS TNI pada lanjutan Liga 1, Sabtu (23/4/2017). Pihak Imigrasi melarang keduanya tampil sebelum menyelesaikan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas).  

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Bandung, Maulia Purnamawati, menyampaikan, terpaksa mengambil tindakan ini sebagai teguran kepada PT Persib Bandung Bermartabat. Manajamen Persib Bandung tersebut dianggap telah melanggar aturan karena memainkan Essien dan Cole yang belum memiliki Kitas saat bertemu Arema FC. 

 

"Tindakan yang kami ambil hari ini, kami memberi teguran kepada PT Persib Bandung Bermartabat bahwa sepanjang Persib belum menyeleseikan izin dari Kementerian Tenaga Kerja kami melarang untuk Essien dan Cole untuk turun bertanding," Kepala Kantor Imigrasi Klas I Bandung, Maulia Purnamawati di Bandung, Selasa (18/4/2017).

Menurut Maulia, saat ini Essien dan Cole hanya punya izin kunjungan yang berlaku beberapa pekan. Karena itu, Persib seharusnya melengkapi syarat yang dibutuhkan. Apalagi sesuai aturan Permen 43 tahun 2015, pengurusan Kitas sangat mudah.  

 

"Prosesnya dalam jangka waktu 11 hari sesuai peraturan menteri itu sudah dapat diselesaikan sepanjang persyaratannya sudah dilengkapi oleh Persib," katanya. 

"Tapi sampai saat ini PT PBB belum mengajukan izin tinggal KITAS ke kantor Imigrasi dan kami masih tunggu, masih terkendala izin kerja dari Kementerian Tenaga Kerja."

Minta Waktu

Reaksi keras tidak hanya datang dari Imigrasi. Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) juga mempermasalahkan status Essien dan Cole saat memperkuat Persib menghadapi Arema di laga pembuka Liga 1 pada akhir pekan lalu. Menurut BOPI, hal ini merupakan tindakan kejahatan yang wajib dilaporkan ke petugas imigrasi.

Namun Manajer Persib, Umuh Muchtar menganggap teguran BOPI salah alamat. Sebab sebelum menurunkan Essien dan Cole pada laga tersebut, pihaknya sudah meminta izin kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Umuh juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengurus Kitas kedua pemain itu sejak jauh-jauh hari sebelumnya.

(Simak juga berita: BOPI Perkarakan Essien, Manajer Persib: Kami Sudah Izin PSSI) 

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi juga meminta BOPI bersabar. Sebab menurutnya, proses pembuatan Kitas tidak semudah yang dibayangkan. 

(Simak berita lengkapnya: BOPI Permasalahkan Kitas Essien, PSSI: Semua Butuh Proses)

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya