Pengorbanan Darah Untuk Sang Garuda

"Darah Garuda", film mengenai kisah pengorbanan darah untuk kemerdekaan bumi pertiwi Indonesia.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Agustus 2010, 21:26 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Pengorbanan adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan Amir, Tomas, Dayan, dan Marius tanpaknya belum berakhir. Lukman Sardi, Donny Alamsyah, T Rifnu Wikana, dan Darius Sinathrya kembali memainkan film kedua dari trilogi Merdeka bertajuk "Darah Garuda: Merah Putih II".

Kali ini para kadet Tentara Rakyat Indonesia itu kembali bergerilya. Di tahun 1947 kemerdekaan memang telah diraih, namun tentara Belanda masih menguasai bumi pertiwi. Pengorbanan darah untuk sang Garuda pun masih dibutuhkan. Di Jawa Barat mereka menerima sebuah tugas rahasia di belakang garis musuh, yakni sebuah serangan tiba-tiba pada lapangan udara vital yang dapat melumpuhkan kekuatan udara Belanda.

Bukan cuma kaum lelaki yang berjuang dalam film ini, tapi juga mereka yang biasa menjadi korban dalam perang, yakni perempuan dan anak-anak. Senja (Rahayu Saraswati) dan Budi (Aldy Zulfikar) ikut mengorbankan hidup mereka serta membantu menyelesaikan misi rahasia tersebut. Tidak hanya mereka, Lastri (Atiqah Hasiholan) yang meski menjadi wanita penghibur pun ikut berperan dalam kemerdekaan.

Sepanjang film, penonton disuguhkan dengan adegan-adegan laga yang menjadi kekuatan film ini. Special effect canggih yang didatangkan dari Hollywood menambah semangat perjuangan yang menjadi misi dari film besutan sutradara Yadi Sugandi dan Connor Allyn. Cerita sejarah masa lalu digabung dengan efek khusus menjadikan film ini sebuah suguhan yang berbeda dari film Indonesia kebanyakan.

Sanggupkah mereka menghadapi Belanda dan musuh dalam selimut? Kekejaman apa saja yang mereka rasakan selama perang? Jawabannya hanya anda temukan dalam film yang terinspirasi dari kisah nyata ini di bioskop seluruh Indonesia mulai 8 September 2010 mendatang.(MRQ/AYB)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya