Nasaruddin Umar: Orang Arif Selesaikan Masalah Tanpa Masalah Baru

Nasaruddin Umar menilai orang yang dengan pemahaman agamanya cukup, akan terus mengintrospeksi diri.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 05 Apr 2017, 20:16 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Liputan6.com, Jakarta Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar menilai, setiap orang beragama yang mendalami ajaran agamanya dengan baik pasti memiliki sifat yang ariff dan bijaksana terutama dalam menyikapi berbagai masalah. Hal ini tidak hanya berlaku bagi umat Muslim, tapi setiap umat beragama.

Ranah media sosial belakangan dipenuhi dengan fitnah, ujaran kebencian, dan aksi saling menyalahkan. Tak terkecuali saling mengkafirkan. Padahal, seharusnya media sosial digunakan untuk ajang berbagai informasi dan kebahagiaan.

"Saya sering mengatakan bahwa kalau kita sering menyalahkan orang lain kata para arifin ya itu pertanda kita masih harus banyak belajar," kata Nasaruddin usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Sebaliknya, orang dengan pemahaman agama cukup dalam akan terus mengintrospeksi diri. Bila hal ini yang diutamakan, Nasaruddin mengatakan, orang ini sudah hampir selesai belajar.

"Karena orang arif tidak pernah cari kambing hitam, kambing putih. Tapi bagaimana cara menyelesaikan masalah itu tanpa menimbulkan persoalan baru," ucap Nasaruddin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya