Pelihara Kucing, 5 Manfaat Hebat yang Bakal Didapat

Tak cuma bahagia, menurut studi orang yang memelihara kucing juga bisa meningkatkan kesehatannya.

oleh Benedikta Desideria diperbarui 31 Mar 2017, 15:00 WIB
Tak cuma bahagia, menurut studi orang yang memelihara kucing juga bisa meningkatkan kesehatannya.

Liputan6.com, Jakarta Selain anjing, kucing merupakan hewan yang banyak dipelihara orang. Tingkahnya yang lucu dan manja, membut banyak orang jatuh hati untuk menjadikan kucing hewan peliharaan.

Tak cuma jadi lebih bahagia, menurut studi orang yang memelihara kucing juga bisa meningkat kesehatannya. Mulai dari mencegah alergi pada anak hingga meningkatkan percaya diri. Berikut penjelasannya mengutip Huffington Post, Jumat (31/3/2017).

1. Jantung lebih sehat

Siapa sangka memelihara kucing bisa bisa mengurangi risiko terkena serangan jantung. Fakta ini terungkap dalam studi dari University of Minnesota’s Stroke Institute, Amerika Serikat pada 2008.

2. Menyentuh bulunya, bisa membantu lebih tenang

Bagi pecinta kucing, mengelus bulu merupakan hal yang rutin dilakukan. Tak cuma kucing yang senang dielus, bagi orang yang mengelus dan merasakan lembutnya bulu kucing bisa menurunkan tingkat stres dan mengurangi tekanan darah.

Getaran tubuh kucing saat dia tidur sekitar 20-140 Hertz, rupanya bisa membantu mengatasi aneka penyakit. Hal ini dilaporkan dalam Scientific American.

Zanda Indriksone dan kucing yang ia selamatkan karena virus di matanya. (Via: boredpanda.com)

3. Saat melakukan hal tak terduga, bikin pemilik tertawa lepas

Kucing terkadang memiliki tingkah yang tak terduga. Mulai dari terpeleset hingga gagal mendarat saat meloncat sehingga membuat orang yang melihatnya jadi tertawa.

Selain melihat langsung tingkah unik kucing, peneliti juga mendapati orang yang menonton aksi kucing selama 20 menit bisa mengurangi stres. Hasil studi menunjukkan tingkat kortisol menurun sehingga stres berkurang.

4. Bantu perkembangan anak autisme

Seseorang dengan autisme sulit berkomunikasi dengan dunia sekitar. Namun, kehadiran hewan peliharaan bisa menjadi terapi yang membantu orang dengan autisme agar kondisinya lebih baik.

Hasil studi dari Prancis menyebutkan, anak autisme cenderung lebih tenang dan mampu bersosialisasi bila memiliki hewan peliharaan.

5. Lebih mudah berpikir positif

Siapa sangka dengan memiliki kucing sebagai hewan peliharaan mampu membuat pikiran lebih positif. Menurut studi Cats Protection, sekitar 87 persen pemilik kucing merasa kondisi kesehatan mentalnya lebih baik.

https://www.vidio.com/live/5001-31-mar-20-00-live-streaming-malam-grand-final-putri-indonesia-2017

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya