Tolong, Leher Bocah 6 Tahun Ini Terus Membesar

Keterbatasan biaya membuat tumor leher yang diderita bocah Orip hingga kini belum diobati.

oleh Ola Keda diperbarui 21 Mar 2017, 05:02 WIB
Bocah 6 tahun asal Desa Mnesatbubu, Kecamatan Polen, Timor Tengah Selatan, NTT, berjuang melawan tumor leher. (Liputan6.com/Ola Keda)

Liputan6.com, Timor Tengah Selatan - - Orip E Bifel, bocah enam tahun asal Desa Mnesatbubu, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, berjuang melawan tumor leher yang dideritanya sejak usia 1 tahun.

Bocah penderita tumor ini hidup di kampung bersama orangtua angkatnya, Napoleon Bifel dan Sarah Tefa. Sebab, ayah Orip sudah meninggal dunia sejak dia berumur dua tahun.

Sementara, ibu kandung Orip, Lince Tefa, harus bekerja sebagai pembantu rumah tangga di luar daerah untuk mencari biaya pengobatan anaknya.

Keterbatasan biaya membuat sakit yang diderita Orip hingga kini belum mampu diobati. Tumor itu juga membuat Orip terasing dari pergaulan dengan teman-teman sebayanya.

Sarah Tefa, ibu angkat Orip mengaku rindu akan kesembuhan anak yang diangkatnya sejak berumur 3 tahun.

"Kami rindu anak kami bisa hidup normal dan ceria seperti teman-temannya yang lain, tetapi karena tak punya biaya beginilah nasib anak kami. Mau berobat ke rumah sakit, tetapi tak ada uang," ucap Sarah kepada Liputan6.com, Minggu, 19 Maret 2017.

Bocah 6 tahun (kedua dari kiri) asal Desa Mnesatbubu, Kecamatan Polen, Timor Tengah Selatan, NTT, berjuang melawan tumor leher. (Liputan6.com/Ola Keda)

Dia berharap, melalui pemberitaan media, ada orang ataupun pihak yang tergerak hatinya menolong menyembuhkan Orip dari tumor leher.  

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya