JAS Airport Services Layani 36 Penerbangan Rombongan Raja Arab

PT Jasa Angkasa Semesta atau JAS Airport Services menjadi perusahaan yang melayani ground handling Raja Arab Saudi.

oleh Ilyas Istianur Praditya diperbarui 24 Feb 2017, 17:38 WIB
Pesawat Saudi Arabian (SV) yang mengangkut kargo milik Kerajaan telah mulai berdatangan lebih awal ke Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Ngurai Rai. (Dok: JAS)

Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa Angkasa Semesta atau JAS Airport Services menjadi perusahaan yang melayani operasional bongkar muat pesawat selama di darat (ground handling) dari pesawat kargo yang membawa perlengkapan dan fasilitas Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud selama di Indonesia.

Dalam jadwalnya, Raja Salman akan tiba pada 1 Maret 2017. Pada tanggal tersebut Raja Arab tersebut akan membawa 1.500 orang termasuk di dalamnya 20 pangeran dan 10 menteri. Banyaknya rombongan dan juga sarana dan prasarana yang dibawa oleh Raja Salman tersebut menjadikan JAS Airport Services harus mempersiapkan banyak hal.

Presiden Direktur JAS, Adji Gunawan menjelaskan, pesawat kargo yang membawa sarana dan prasarana dari Raja Salman sudah mulai berdatangan sejak 15 Februari 2017 lalu. Jenis pesawat yang datang sebagian besar merupakan pesawat jumbo.

Sedangkan untuk rombongan orang akan datang satu hari sebelum Raja Salman datang. "Karena rombongan ini jumlahnya cukup banyak, nanti rombongan akan tiba menggunakan 7 pesawat yang tibanya tidak akan satu waktu. Tanggal 28 sudah ada rombongan yang tiba," kata Adji di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Tak hanya di Halim, nantinya JAS juga melayani ground handling pesawat rombongan Raja Arab Saudi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar. Dalam jadwal yang diterima oleh JAS Airport Servicer, rombongan Raja Salman akan berada di Bali pada 4 hingga 9 Maret. Raja Salman dan rombongan akan menikmati liburan di Bali.

Adji mengungkapkan, data yang ia dapatkan, setidaknya untuk memfasitasi kunjungan Raja Salman ke Indonesia, ada 27 jadwal penerbangan di Bandara Halim dan 9 penerbangan di Bali. Jumlah itu termasuk penerbangan pesawat kargo milik Raja Salman yang mulai tiba pada 15 Februari 2017.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Station Meneger JAS Bandara Halim Perdanakusuma Satriana menambahkan, pihaknya belum secara pasti jam tiba Raja Arab Saudi. Hanya saja JAS sudah siap sejak 28 Februari 2017.

"Dari kami 28 (Februari) udah siap, tanggal 1 (Maret) sudah ready, dan siap melayani operasionalnya. Parkir telah ditentukan oleh TNI-AU, paralel depan Sasa Manggala Praja," tambah dia. (Yas/Gdn)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya