Remaja Ini Bangkit dari Kematian Usai Digigit Anjing

Kumar Marewad bikin jantung orang sekitarnya mau copot. Bagaimana tidak, ia bangkit dari kematian usai digigit anjing

oleh Fitri Syarifah diperbarui 22 Feb 2017, 13:40 WIB
Kumar Marewad bikin jantung orang sekitarnya mau copot. Bagaimana tidak, ia bangkit dari kematian usai digigit anjing

Liputan6.com, Jakarta Seorang remaja 17 tahun, Kumar Marewad, bangkit dari kematian dalam perjalanan ke pemakamannya di desa Managundi Dharwad, India. 

Seperti diberitakan Times of India, Selasa (21/2/2017), kisah ini bermula sejak sebulan lalu. Ketika itu, Kumar digigit anjing hingga dilarikan ke sebuah rumah sakit swasta karena kondisinya semakin kritis.

"Kumar mengalami demam tinggi pekan lalu. Ia pun dibawa ke rumah sakit Dharwad. Karena kondisinya terus memburuk, ia harus menggunakan ventilator," ujar seorang kerabat, seperti ditulis Daily Mail.

Para dokter mengatakan kepada kerabat Kumar bahwa ia kemungkinan tidak akan bertahan, bahkan jika ia bisa tetap hidup. Menurut hasil pemeriksaan medis, infeksi telah menyebar dalam tubuh Kumar.

Para dokter pasrah. Mereka meminta keputusan pada keluarga, apakah tetap ingin melanjutkan pengobatan. Namun keluarga memutuskan untuk membawanya pulang.

"Kami telah memutuskan untuk membawa Kumar pulang setelah dokter mengatakan kepada kami peluangnya untuk bertahan hidup yang suram sekali karena ia harus menggunakan ventilator," kata kakak ipar Kumar,
Sharanappa Naikar.

Melihat tidak ada gerakan tubuh atau napas lagi, kerabat Kumar pun menganggapnya telah meninggal. Mereka kemudian meminta bantuan warga desa untuk menyiapkan pemakaman dan langsung melakukan ritual.

Alangkah terkejutnya semua orang, saat membawa jasad Kumar ke pemakaman yang berjarak hampir dua kilometer dari desa, ia membuka mata, menggerakkan tangan dan kakinya dan mulai bernapas lagi. Segera, ia dilarikan ke rumah sakit di Gokul Road.

Dr Mahesh Neelakhantannavar mengatakan, Kumar menderita meningoencephalitis, infeksi yang disebabkan karena gigitan anjing.

Orangtua Kumar yang sehari-hari bekerja sebagai buruh upah harian mengatakan, Kumar telah berhenti sekolah karena ia membantu orangtuanya bekerja.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya