Liputan6.com, Jakarta - Manchester United (MU) klub besar yang banyak memunculkan pemain-pemain bintang. Beberapa bahkan menjadi legenda di klub yang bermarkas di Stadion Old Trafford ini.
Kontribusi besar ditunjukkan beberapa pemain yang pernah membela klub berjulukan The Red Devils itu. MU pernah memiliki sosok-sosok hebat seperti Eric Cantona, Ryan Giggs, Rio Ferdinand, hingga David Beckham.
Namun, selain nama-nama tersebut, terdapat sejumlah pemain yang perannya sulit tergantikan dengan seragam MU. Kualitas dan karakter yang dimiliki para pemain ini mampu membuat MU berada di level tertinggi di berbagai kompetisi.
Di lini belakang, MU punya bek-bek tangguh, demikian juga di lini tengah dan depan, pemain-pemain papan atas. Berikut lima pemain legenda MU yang perannya sulit tergantikan selama era Liga Premier Inggris.
Advertisement
Roy Keane
1. Roy Keane
Sosok Roy Keane di lini tengah MU asuhan Alex Ferguson sangat berpengaruh. Ia adalah kapten, pemimpin untuk rekan-rekan setimnya.
Roy Keane punya karakter kuat, tekel yang tanpa kompromi, dan tak segan pasang badang untuk rekan-rekan setimnya. Pria asal Republik Irlandia ini mampu membakar semangat timnya di lapangan, terutama ketika dalam situasi sulit.
Sejak ia meninggalkan MU, belum ada lagi sosok yang bisa menggantikan Roy Keane. Karakter kuatnya tidak dimiliki gelandang-gelandang MU setelah dia, baik Darren Fletcher, Marouane Fellaini, atau Ander Herrera.
Nemanja Vidic
2. Nemanja Vidic
Selama delapan tahun Nemanja Vidic memperkuat MU, lini belakang klub sekota Manchester City tersebut bak batu karang. Vidic hanya dibeli seharga 7 juta pounds, tapi ia menjelma menjadi pemain yang kunci bagi The Red Devils.
Duetnya bersama Rio Ferdinand di lini pertahanan menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah Liga Inggris. Kualitas kelas dunia dimiliki pemain yang hengkang dari MU ke Inter Milan pada musim panas 2014 tersebut.
Hingga sekarang, MU kesulitan mencari pengganti bek asal Serbia tersebut. Phil Jones dan Chris Smalling yang diharapkan bisa menjadi pengganti Vidic, penampilannya malah kurang berkembang sehingga terkadang meninggalkan lubang di lini belakang MU.