Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Bekasi Bunuh Diri

Januari (54), warga Kampung Tugu, Kelurahan Bekasi Jaya, Kota Bekasi, tewas seketika setelah terlindas Kereta Api Progo jurusan Jogjakarta-J

oleh Fernando Purba diperbarui 21 Jan 2017, 09:11 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (Istimewa)

Liputan6.com, Bekasi - Januari (54), warga Kampung Tugu, Kelurahan Bekasi Jaya, Kota Bekasi, tewas seketika setelah terlindas Kereta Api Progo jurusan Jogjakarta-Jakarta. Korban diduga bunuh diri, lantaran depresi penyakit yang diderita tak kunjung sembuh.

Insiden nahas itu terjadi di perlintasan Jembatan Kali Bekasi, dekat Stasiun Bekerja, Jalan Ir Juanda, Marga Jaya, Bekasi Selatan pada Sabtu (21/1/2017) dinihari.

Kepolisian sempat kesulitan saat mengevakuasi jenazah korban. Mengingat, tempat Januari ditabrak kereta berada di jembatan rel yang menyeberangi sungai.

Jenazah Januari pertama kali ditemukan oleh Teguh, petugas penjaga pintu PT KAI. Ia mendapatkan laporan radio dari masinis Kereta Api Progo, ada warga yang tertabrak saat sedang tidur di jalur perlintasan.

"Masinis bilang, melihat korban berlari dan langsung tidur di rel sebelum akhirnya tertabrak kereta. Setelah kita cek, ternyata benar," kata Teguh di lokasi.

Dia kemudian melanjutkan laporan itu ke Kepolisian Polresta Bekasi Kota. Petugas yang menerima laporan langsung turun ke lokasi dan memboyong jenazah korban ke RSUD Kota Bekasi.

Sementara itu, istri dan seorang anak Januari menangis histeris, hingga jatuh pingsan melihat korban sudah terbujur kaku.

Januari diduga sengaja bunuh diri karena sebelum tewas ada sejumlah warga yang melihatnya berjalan ke arah jembatan dan sengaja menjatuhkan diri ke tengah rel saat kereta akan melintas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya