Liputan6.com, Houston: Upaya untuk membersihkan kebocoran minyak di anjungan pengeboran minyak di lepas Pantai Teluk Meksiko, Amerika Serikat, Selasa (27/4), terus dilakukan. Kebocoran mengakibatkan Teluk Meksiko tercemar tumpahan minyak seluas 4700 kilometer persegi. Puluhan kapal pembersih disebar, untuk menyemprotkan zat pemecah ke lapisan minyak yang mengambang di sekitar Teluk Meksiko, agar lapisan minyak mengeras dan tenggelam ke laut.
Sedikitnya 160 ribu liter minyak perhari mencemari lautan, ketika anjungan minyak yang disewa Perusahaan Minyak BP, meledak dan tenggelam di lepas Pantai Louisiana, pekan lalu. Untuk menutup kebocoran, upaya dilakukan dengan menggunakan kapal selam yang dikendalikan dari jarak jauh. Kebocoran terjadi di kedalaman 1500 meter di bawah permukaan laut.
Jika gagal, maka upaya lain ditempuh dengan menggali sumur lain untuk mengalihkan kebocoran. Tetapi cara ini kurang efisien, karena akan memakan waktu sedikitnya dua bulan, sementara kebocoran minyak diperkirakan sudah menjalar ke pantai di Florida hingga Louisiana saat itu. Tumpahan minyak hingga kini, telah mencemari wilayah di sekitar Teluk Meksiko seluas 4700 kilometer persegi.
Insiden terbakarnya kilang minyak di laut lepas di Teluk Meksiko, terjadi Selasa malam pekan lalu, sebelum tenggelam dua hari kemudian. Ledakan membuat sekitar 126 pekerja panik dan berusaha menyelamatkan diri. Sedikitnya 17 orang terluka, empat diantaranya kritis. Sedangkan 11 orang dinyatakan hilang, dan proses pencarian telah dihentikan [baca: Pengeboran Minyak Meledak, 12 Hilang].(ARL/AYB)
Sedikitnya 160 ribu liter minyak perhari mencemari lautan, ketika anjungan minyak yang disewa Perusahaan Minyak BP, meledak dan tenggelam di lepas Pantai Louisiana, pekan lalu. Untuk menutup kebocoran, upaya dilakukan dengan menggunakan kapal selam yang dikendalikan dari jarak jauh. Kebocoran terjadi di kedalaman 1500 meter di bawah permukaan laut.
Jika gagal, maka upaya lain ditempuh dengan menggali sumur lain untuk mengalihkan kebocoran. Tetapi cara ini kurang efisien, karena akan memakan waktu sedikitnya dua bulan, sementara kebocoran minyak diperkirakan sudah menjalar ke pantai di Florida hingga Louisiana saat itu. Tumpahan minyak hingga kini, telah mencemari wilayah di sekitar Teluk Meksiko seluas 4700 kilometer persegi.
Insiden terbakarnya kilang minyak di laut lepas di Teluk Meksiko, terjadi Selasa malam pekan lalu, sebelum tenggelam dua hari kemudian. Ledakan membuat sekitar 126 pekerja panik dan berusaha menyelamatkan diri. Sedikitnya 17 orang terluka, empat diantaranya kritis. Sedangkan 11 orang dinyatakan hilang, dan proses pencarian telah dihentikan [baca: Pengeboran Minyak Meledak, 12 Hilang].(ARL/AYB)