Sejumlah anak berada di tangga mengikuti kelas menggambar selama menjalani pemulihan di sebuah pusat rehabilitasi narkoba milik pemerintah di Taguig, Metro Manila, Filipina, (12/12). (REUTERS/Erik De Castro)
Aktivitas di sebuah pusat rehabilitasi narkoba milik pemerintah di Taguig, Metro Manila, Filipina, (12/12). Filipina di bawah kepemimpinan Presiden Rodrigo Duterte gencar memerangi narkoba. (REUTERS/Erik De Castro)
Sejumlah anak serius mengikuti kelas menggambar selama menjalani pemulihan di sebuah pusat rehabilitasi narkoba milik pemerintah di Taguig, Metro Manila, Filipina, (12/12). (REUTERS/Erik De Castro)
Sejumlah anak bermain saat menjalani pemulihan di asramanya di sebuah pusat rehabilitasi narkoba milik pemerintah di Taguig, Metro Manila, Filipina, Senin (12/12). (REUTERS/Erik De Castro)
Seorang anak saat menjalani pemulihan di sebuah pusat rehabilitasi narkoba milik pemerintah di Taguig, Metro Manila, Filipina, (12/12). Filipina di bawah kepemimpinan Presiden Rodrigo Duterte gencar memerangi narkoba. (REUTERS/Erik De Castro)
Seorang anak berumur 11 tahun berbincang saat menjalani pemulihan di asramanya di sebuah pusat rehabilitasi narkoba milik pemerintah di Taguig, Metro Manila, Filipina, Senin (12/12). (REUTERS/Erik De Castro)