Bertemu Jonan, Bos Freeport Komitmen Ikuti Aturan Pemerintah

Menteri ESDM Ignasius Jonan menyambut baik terpilihnya Chappy Hakim sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.

oleh Pebrianto Eko Wicaksono diperbarui 22 Nov 2016, 20:16 WIB
Freeport Indonesia (AFP Photo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyatakan bahwa PT Freeport Indonesia berkomitmen mengikuti aturan yang telah dibuat oleh Pemerintah Indonesia. ‎Seperti diketahui, jajaran direksi PT Freport Indonesia menyambangi Kantor Kementerian ESDM, melakukan pertemuan dengan Jonan pada Selasa siang (22/11/2016) tadi.

Jonan menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Freport menyatakan komitmennya untuk mengikuti aturan yang dibuat Pemerintah Indonesia. Aturan-aturan tersebut seperti membangun fasilitas pengelolaan dan pemurnian mineral (smelter) dalam 5 tahun ke depan.

"Prinsipnya mereka berkomitmen bangun smelter dalam 5 tahun ke depan. Itu sudah ada dalam agenda mereka," kata Jonan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut juga akan melakukan pelepasan saham (divestasi). Namun, hal ini akan dibicarakan terlebih dahulu oleh tim. "Kedua soal divestasi, mereka juga berkomitmen untuk melepas saham. Ini pokoknya dibicarakan dulu nanti dikerjakan oleh tim," ungkap Jonan.

Jonan pun menyambut baik terpilihnya Chappy Hakim sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.Terpilihnya Chappy Hakim sudah menjadi keputusan pihak manajemen Freeport McMoran Inc, sedangkan Pemerintah Indonesia mendukung keputusan tersebut.

"Saya kira gini pengangkatan manajemen itu murni korporasi, kalau tanggapan kami si mendukung adanya pengangkatan Pak Chappy," ‎tutup Jonan. (Pew/Gdn)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya