6 Kesalahan Menyusun CV yang Buat Gagal Dapat Kerja

Ini merupakan kesalahan paling umum dalam membuat CV yang membuat Anda gagal mendapat pekerjaan impian.

oleh Unoviana Kartika Setia diperbarui 23 Okt 2016, 19:41 WIB
Jangan ikut-ikutan orang banyak, lima hal ini tak perlu kamu cantumkan dalam CV dan surat lamaran kerja. | via: morganmckinley.ie

Liputan6.com, Jakarta Menyusun curriculum vitae (CV) merupakan langkah awal untuk mendapat pekerjaan impian. Tanpa CV yang baik dan tepat, maka mendapatkan pekerjaan impian barangkali hanya angan-angan.

Jika selama ini Anda selalu gagal dalam mendapatkan pekerjaan, barangkali masih ada kesalahan dalam membuat CV yang dilakukan. Dilansir dari Time, Minggu (23/10/2016), ini 6 kesalahan membuat CV yang membuat pekerjaan impian belum dapat Anda dapatkan.

1. Tidak jelas
Anda tidak menjelaskan secara detail soal riwayat pekerjaan, kemampuan, atau pendidikan Anda. Jika Anda saja tidak menyertakannya di CV, pemberi pekerjaan pun tidak akan mau repot-repot mencarinya. Anda langsung dicoret dari daftar kandidat.

2. Menjejalkan terlalu banyak informasi dalam satu halaman
Mungkin Anda ingin menyertakan informasi sebanyak-banyaknya dalam CV, tetapi menjejalkan di dalam satu halaman akan membuatnya penuh. Pemberi pekerjaan pun malas membacanya. Pastikan ukuran huruf dan spasi yang Anda gunakan enak dibaca.

3. Menyusun satu CV untuk semua jenis pekerjaan
Sebab setiap pekerjaan membutuhkan data berbeda tentang diri Anda. Misalnya Anda ingin mendaftar sebagai staf administrasi tentu kemampuan yang Anda sertakan di dalam CV tentu berbeda saat Anda ingin mendaftar sebagai akuntan. Meskipun latar belakang pendidikan Anda mungkin sesuai untuk keduanya.

4. Menggunakan alamat email yang tidak pantas
Alamat email memang bisa apa saja, tetapi saat mendaftar pekerjaan sebaiknya alamat yang digunakan adalah yang pantas. Misalnya nama Anda, tanpa istilah-istilah yang membingungkan.

5. Tidak sesuai konteks
Anda mungkin telah menyertakan daftar kemampuan, tetapi jangan lupa, Anda juga harus menyesuaikan konteksnya dengan keinginan perusahaan.

6. Tidak menjadi diri sendiri
Pemberi pekerjaan mungkin ingin calon karyawan yang cemerlang. Namun, bukan berarti Anda harus berbohong demi kesan tersebut. Anda tetap harus menjadi diri sendiri, meskipun dalam CV.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya