Alasan Ahok Gratiskan Warga DKI Naik Transjakarta

Penggratisan berlaku bagi warga lansia, difabel, PNS, Pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP), petugas kebersihan dan penghuni rusunawa.

oleh Delvira Hutabarat diperbarui 06 Okt 2016, 15:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melihat kondisi bagian dalam bus Transjakarta khusus perempuan, Jakarta, Kamis (21/4). Peluncuran bus khusus wanita bertepatan dengan Hari Kartini. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Mulai 20 Oktober 2016 Pemprov DKI Jakarta akan menggratiskan warganya naik Transjakarta ke rute manapun. Penggratisan berlaku bagi warga lansia, difabel, PNS, Pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP), petugas kebersihan dan penghuni rusunawa.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, tujuan Pemprov menggratiskan TransJakarta untuk mendorong warga berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

"Prinsip kita supaya orang itu pindah ke transportasi massal, itu teorinya. Makanya saya juga kasih kepada orang di (daerah) pinggiran murah kan, supaya lepasin motor," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Ahok pun menjelaskan alasan mengapa ada kartu khusus untuk dapat menikmati fasilitas tersebut. Menurut dia, dengan kartu khusus yang dikeluarkan oleh Bank DKI itu, pihaknya dapat mengetahui pergerakan warga, sehingga dapat memperbaiki pelayanan Transjakarta.

"Supaya kita bisa tahu, siapa yang naik, frekuensi, tujuannya kan untuk memperbaiki pelayanan kami," ucap mantan Bupati Belitung Timur itu.

Ia menambahkan ke depannya, Transjakarta tidak hanya melintas di jalan-jalan besar, namun juga wilayah perumahan agar semakin mudah diakses.

"Jadi saya tahu umur sekian naik, turunnya di mana, jam berapa, akhirnya orang senang kan kalau kita kasih jurusan deket rumahnya," Ahok menandaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya