KAI Tambah Rute Angkutan Kontainer ke Semarang

KALOG tengah melakukan ekspansi dengan menawarkan relasi baru angkutan kontainer

oleh Ilyas Istianur Praditya diperbarui 20 Sep 2016, 19:00 WIB
Proses bongkar muatan KA Logistik saat tiba di Stasiun JICT Tanjung Priok, Kamis (18/2). Dioperasikannya KA Logistik Tanjung Priok diharapkan mampu menurunkan masalah waktu bongkar muat atau dwelling time hingga dua hari. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mendorong pertumbuhan bisnis melalui beragam lini bisnis dan layanan yang ditawarkan salah satunya melalui angkutan kereta api kontainer.

Saat ini, KALOG tengah melakukan ekspansi dengan menawarkan relasi baru angkutan kontainer Sungai Lagoa, Tanjung Priok (SAO) - Semarang Pethek (SMC) dan Kalimas, Surabaya (KLM) – Semarang Pethek (SMC). Layanan ini dioperasikan perdana pada hari ini (20/09) dan telah diberangkatkan dari Kalimas (KLM) pukul 03.15 WIB.

“Setelah sebelumnya kami menghubungkan arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok melalui Stasiun JICT menuju Cikarang Dry Port (CDP), kami terus melakukan ekspansi, salah satunya dengan menyediakan layanan distribusi angkutan kontainer menuju Semarang baik dari Jakarta maupun Surabaya," kata Direktur Operasi dan Pemasaran KALOG, Sugeng Priyono dalam keterangannya, Selasa (20/9/2016).

Sugeng Priyono melanjutkan bahwa KALOG optimistis layanan tersebut mampu berkembang dengan potensi angkutan dari dan ke Semarang sekitar 400 Teus per bulan. Hal tersebut salah satunya didukung oleh kondisi Semarang yang strategis termasuk tersedianya Terminal Petikemas Semarang di Pelabuhan Tanjung Emas.

Pada tahap awal, KALOG akan melayani angkutan kontainer kosong untuk memastikan dan mengevaluasi kelancaran operasional dengan jadwal perjalanan tiga kali seminggu dengan pola operasi SAO – SMC – KLM – SMC – SAO. Angkutan tersebut akan diberangkatkan bersama dengan rangkaian Kereta KALOG 2 (dua) relasi Sungai Lagoa – Kalimas (PP) stamformasi 30 GD di mana rangkaian 10 GD atau setara dengan 20 TEUS akan diberhentikan di Stasiun Semarang Pethek dan rangkaian 20 GD lainnya akan dilanjutkan ke stasiun akhir (SAO/KLM).

Ke depan, KALOG akan melayani angkutan kontainer bermuatan isi setelah memastikan kegiatan operasional berjalan lancar.‎

"Saat ini, porsi terbesar distribusi barang ke Semarang masih dilayani trucking. Sehingga layanan ini langsung mendapat tanggapan positif dari pasar," tegas Sugeng.

Selain merupakan langkah strategis Perusahaan, angkutan KA Kontainer SAO – SMC dan KLM – SMC tersebut juga merupakan wujud komitmen Perusahaan dalam berkontribusi terhadap kelancaran sistem logistik nasional khususnya Jawa Tengah dan sekitarnya. (Yas)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya