Sambut Olimpiade 2020, Jepang Ciptakan Hujan Meteor Sendiri

Nantinya, Jepang akan terkenal sebagai negara pertama pencipta hujan meteor buatan manusia pertama di dunia.

oleh Sulung Lahitani diperbarui 29 Agu 2016, 17:05 WIB
Hujan meteor lyrid adalah fenomena langit dimana meteor-meteor yang seolah datang dari rasi bintang Lyra jatuh ke bumi.

Liputan6.com, Jakarta - Belum juga tiba saatnya, namun Jepang telah menyiapkan aksi spektakuler untuk memeriahkan Olimpiade 2020 yang bertempat di Tokyo. Tidak tanggung-tanggung. Jepang tengah menyiapkan aksi Hujan Meteor buatan manusia.

Jika terwujud, nantinya ini akan menjadi pertama kalinya dalam sejarah hujan meteor yang dibuat oleh tangan manusia. Lalu, siapa yang berada di balik proyek spektakuler tersebut? Semuanya di bawah kendali Sky Canvas.

Nantinya, mikro satelit akan dikirim ke luar angkasa. Mikro satelit itu berisi 1.000 pelet dengan gas di dalamnya. Tergantung dengan jenis gas yang dimasukkan ke dalam palet, tiap palet akan menghasilkan warna berbeda saat diluncurkan ke bumi. Warna-warni tersebut yang nantinya terlihat di langit bak hujan meteor.

Proyek prestisius ini diperkirakan akan menghabiskan jutaan dolar Amerika. Setidaknya, tiap palet meteor seharga US $8.100. Dengan kata lain, kira-kira seratus juta lebih per palet.

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya