Viral di Media Sosial, Mukidi Didatangi Polisi

Mukidi, petani kopi dari Temanggung yang juga seorang pejuang lingkungan hidup, terkejut lantaran tiga polisi datang ke rumahnya

oleh Liputan6 diperbarui 26 Agu 2016, 17:48 WIB
Viral di Media Sosial, Mukidi Didatangi Polisi, Kenapa?

Liputan6.com, Jakarta Mukidi, petani kopi dari Temanggung, Jawa Tengah, yang juga seorang pejuang lingkungan hidup ini cukup terkejut karena tiba-tiba tiga polisi datang menghampiri rumahnya.

Rupanya tiga polisi dari Polres Temanggung ini sangat penasaran dengan nama Mukidi yang menjadi perbincangan di internet sejak Jumat, 26 Agustus 2016 pagi. Salah satu polisi yang mendatanginya adalah Mh. Tarom dari Polsek Bulu Bhabinsa.

Mukidi, nomine Liputan6 Awards ini, melalui Whatsapp bercerita bahwa ketiga polisi yang mendatangi rumahnya ternyata ingin mengetahui apa sebenarnya aktivitas yang dilakukan di wilayahnya.

“Mereka hanya ingin tahu siapa sebenarnya Mukidi, kok ceritanya yang beredar di internet macam-macam," katanya.

Kepada polisi, Mukidi menyampaikan perjuangannya mengubah lahan di lereng Gunung Sumbing yang kritis dan gersang kini menjadi lebih hijau.

Selain itu, Mukidi juga sukses mengubah cara bercocok tanam petani setempat yang semula hanya menanam tanaman musiman seperti cabai dan tembakau, menjadi bertanam secara tumpang sari.

Viral di Media Sosial, Mukidi Didatangi Polisi, Kenapa?

Mukidi juga ingin menjadikan para petani di wilayahnya menjadi mandiri secara ekonomi. Karena itu, ia giat melakukan kampanye kepada para petani yang ditemuinya. Salah satu usahanya untuk menjadikan petani lebih mandiri, Mukidi mengadakan workshop dan pameran fotografi.

Mendengar uraian Mukidi, para polisi tersebut sangat terkesan terkesan dengan aktivitasnya. Selain terpukau dengan sosok Mukidi, para polisi tersebut mendatangi Mukidi karena ingin merasakan langsung "Kopi Mukidi" yang sebelumnya cukup dikenal melalui media sosial.

"Kopi Mukidi" adalah hasil bercocok tanam secara tumpang sari yang telah dijalaninya sejak empat tahun lalu. Sampai saat ini "Kopi Mukidi" hanya dijual secara online. Pengin mencoba minum "Kopi Mukidi" dari Temanggung, silakan menghubungi akun Twitternya @kopimukidi

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya