Siswa Pesantren di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu Dapat Bantuan Pendidikan Pesantren dari Anak Usaha Jakpro

Anak usaha Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD Jakarta melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan pendidikan pesantren bagi sejumlah anak usia sekolah yang berasal dari Pulau Sabira, Kepulauan Seribu.

oleh Tim NewsDiperbarui 16 Juli 2025, 17:56 WIB
Anak usaha BUMD Jakarta melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan pendidikan pesantren bagi sejumlah anak usia sekolah yang berasal dari Pulau Sabira, Kepulauan Seribu. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Anak usaha Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD Jakarta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yaitu PT Jakarta Osses Energi (JOE) bekerjasama dengan Yayasan Sinergi Bhakti Negeri (SBN) melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan pendidikan pesantren bagi sejumlah anak usia sekolah yang berasal dari Pulau Sabira, Kepulauan Seribu.

Program tersebut merupakan rangkaian dari agenda pembinaan Yayasan SBN terhadap masyarakat di Pulau Sabira. Seremoni serah terima bantuan dan siswa binaan dilaksanakan pada Minggu 13 Juli 2025 di Kantor Yayasan SBN, Menteng, Jakarta Pusat dihadiri oleh perwakilan dari PT JOE serta orang tua siswa.

Perwakilan PT JOE Muzani Syukur menyampaikan rasa bahagia serta berharap agar penyaluran bantuan dilaksanakan secara transparan dan tepat sasaran.

Selain itu, kata dia, program bantuan pendidikan tersebut harus bisa dipastikan membantu keperluan siswa yang sudah terdata selama satu tahun ajaran.

"Pembangunan warga Sabira dengan upaya program beasiswa merupakan jalan panjang agar kedepan sumber daya disana bisa semakin berkembang, serta memiliki tokoh baru yang berdampak positif untuk semua warga," ujar Muzani melalui keterangan tertulis, Selasa (15/7/2025).

Sementara itu, Ketua Yayasan SBN Fakhrizal Lukman menyambut baik kerjasama yang sudah terjalin baik dengan PT JOE untuk pemberdayaan warga Pulau Sabira.

"Siswa/santri terpilih sebanyak lima orang tersebut bersekolah di lembaga pendidikan keagamaan atau pesantren yang ada di Jakarta dan sekitarnya," kata Fakhrizal.

Dia berharap, kelima siswa tersebut nantinya akan menjadi tonggak berdirinya pesantren masyarakat yang menjadi bagian dari cita-cita Yayasan dan masyarakat Pulau Sabira.

 

Berikan Bantuan Pendidikan

Fakhrizal pun memastikan, bantuan pendidikan berupa biaya kebutuhan selama menjadi siswa boarding school atau santri pondok pesantren akan disalurkan secara berkala terutama untuk memenuhi keperluan seperti beli kitab-kitab serta keperluan pondok lainnya.

"Pendidikan adalah tonggak utama memajukan suatu daerah. Dan dengan program kolaborasi berupa bantuan biaya pendidikan ini, tentu terobosan sangat bagus yang dapat dirasakan untuk jangka panjang bagi warga Pulau Sabira," jelas Fakhrizal.

Fatimah sebagai salah satu orang tua penerima manfaat program bantuan pendidikan mengungkapkan rasa bahagia dan harapan untuk anak-anak pulau Sabira yang hari ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

"Tentu saja kami sangat bahagia. Apalagi kami merasakan betul program ini benar-benar membantu kami untuk harapan kemajuan masa depan putera-puteri pulau Sabira yang dampaknya pasti pengembangan warga di pulau kami untuk waktu yang panjang nanti," jelas Fatimah.

Infografis 5 Posisi Proning, Bantu Pernapasan Pasien Isolasi Mandiri Covid-19. (Liputan6.com/Niman)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya