Pulang dari Olimpiade Rio 2016, Liliyana Natsir Turun 4 Kg

Meski lelah, Tontowi Ahmad / Liliyana masih rajin mengumbar senyum kepada orang-orang di sekitarnya.

oleh Marco Tampubolon diperbarui 25 Agu 2016, 12:50 WIB
Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir saat wawancara dengan SCTV.

Liputan6.com, Jakarta - Ganda campuran peraih emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sudah tiba di Tanah Air sejak Selasa (23/08/2016). Meski demikian, serangkaian agenda padat yang melelahkan masih mengiringi kepulangan mereka dari Brasil.

Setelah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Tontowi/Liliyana langsung diarak menggunakan bus tingkat Bandros menuju kantor Kemenpora, di Senayan, Jakarta. Keesokan harinya, prosesi yang sama juga dijalani oleh Tontowi/Lilyana saat menghadiri undangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Mereka kembali diarak menyusuri jalanan Ibu Kota untuk memberi kesempatan kepada warga menyambut kepulangan pahlawan olahraga tersebut.

Setelah itu, agenda lain yang tak kalah padatnya juga menanti kedua pemain bulu tangkis tersebut. Wajar bila kelelahan masih terpancar di wajah Tontowi/Liliyana. "Sekarang udah lumayan segar, Mas. Tadi malam pukul 20.00 WIB sudah langsung tidur. Sebelumnya dua hari berturut-turut kita hanya bisa tidur sejam saja," kata Tontowi saat menyambangi redaksi SCTV, pagi tadi.

Tontowi/Liliyana tiba di kantor redaksi SCTV sekitar pukul 09.00. Ganda campuran terbaik Indonesia ini disambut oleh Wakil Direktur Utama Emtek Grup Sutanto Hartono, Pemred SCTV Muhammad Teguh, serta Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe Simon Jonatan. Turut mendampingi Tontowi/Liliyana adalah Ketua Umum PB PBSI Gita Wiryawan.

Setibanya di kantor redaksi SCTV, Tontowi langsung memesan kopi untuk mengusir rasa kantuknya. Meski demikian, senyum masih tetap terpancar di wajahnya saat menyapa orang-orang di sekitarnya. "Saya sebenarnya bukan peminum kopi," katanya.

Kelelahan juga dialami oleh pasangannya, Liliyana. Meski kerap melempar senyum, kondisi perempuan yang akrab disapa Butet itu tidak sebugar biasanya. Bahkan, postur tubuh Liliyana terlihat lebih kurus dibanding sebelum bertolak ke Brasil.

"Iya, nih turun 4 kg," kata Liliyana yang sempat memesan air mineral dingin untuk melepas rasa hausnya.

Widya Birama yang mendampingi Tontowi/Liliyana juga membenarkan kelelahan yang dialami kedua pebulu tangkis tersebut. Menurut dia, berat badan Butet turun karena beberapa faktor. Selain ketegangan menghadapi pertandingan, selera makanan Liliyana selama di Rio de Janeiro juga menurun. "Iya, di sana makanannya tidak terlalu enak," kata Widya.

Nama Liliyana/Tontowi memang tengah melambung. Keduanya merupakan penyumbang satu-satunya emas bagi Indonesia dari Olimpaide Rio de Janeiro 2016. Hasil ini sekaligus melanjutkan lagi tradisi emas bulu yang sempat terhenti di London 2012 lalu.  

Di babak final, Owi/Butet mengalahkan pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, 21-14, 21-12.

 

 

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya