Gempa 6,2 SR Hancurkan Separuh Kota Amatrice di Italia

USGS memperkirakan bahwa terdapat korban dalam jumlah yang signifikan dan kerugian ekonomi yang mungkin besar akibat gempa Italia.

oleh Khairisa Ferida diperbarui 24 Agu 2016, 12:09 WIB
Kerusakan akibat gempa di Kota Amatrice (Reuters)

Liputan6.com, Roma - Lindu kuat mengguncang Italia, tepatnya di tenggara Kota Norcia pada Rabu 24 Agustus 2016. Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengumumkan kekuatan gempa mencapai 6,2 skala Richter (SR).

Guncangan keras mulai dirasakan sekitar pukul 03.36 waktu setempat. Gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer, relatif dangkal.

Seperti dikutip dari CNN, Rabu (24/8/2016), getaran gempa terasa hingga ke ibukota Italia, Roma.

Satu jam setelahnya, gempa susulan berkekuatan 5,5 SR terjadi. Pusat guncangan hanya berjarak 4 kilometer di timur laut Kota Norcia.

Hingga saat ini baik tingkat kerusakan akibat gempa, atau korban cedera maupun tewas belum dapat dikonfirmasi. Stasiun televisi lokal, RAI melansir setidaknya empat orang tewas sementara sejumlah lainnya menyebutkan setidaknya enam orang tewas.

Ditengarai gempa itu memiliki kekuatan yang cukup untuk "menghancurkan".

Menurut RAI yang berafiliasi dengan CNN, sejumlah bangunan runtuh di kota pegunungan Amatrice di mana diduga menyebabkan sejumlah orang tewas. Meski demikian belum terdapat rincian terkait informasi ini.

Gempa mengakibatkan kerusakan di Kota Amatrice (Reuters)

"Jalan masuk dan keluar kota terputus. Setengah dari kota hancur," ujar Wali kota Amatrice, Sergio Pirozzi seperti dikutip Daily Mail.

USGS memperkirakan bahwa terdapat korban dalam jumlah yang signifikan dan kerugian ekonomi yang mungkin besar akibat bencana ini. Sebab, tak semua warga di wilayah terdampak gempa tinggal dalam bangunan yang tahan gempa.

Jenis bangunan di kota itu, yang mayoritas dibangun dengan bata lumpur, kebanyakan tak diperkuat dengan kerangka beton dengan konstruksi pengisi.

"Berdasarkan perkiraan yang kami miliki, kami dapat melihat adanya kerugian yang sangat signifikan. Kita dapat menduga ada korban dalam peristiwa ini," ujar seorang ahli geofisika USGS, Rafael Abreu.

"Kami melihat probabilitas 35 persen antara ratusan hingga ribuan korban. Ini adalah dugaan yang sangat awal," imbuhnya.

Kantor berita Italia, ANSA melaporkan terdapat kerusakan bangunan di Ascoli Piceno, sebuah kota di sebelah timur Norcia. Ini diketahui setelah banyaknya panggilan kepada petugas pemadam kebakaran.

Sejumlah kota yang diyakini menderita kerusakan paling parah adalah Accumoli, Amatrice, Posta dan Arquata del Tronto. Dan helikopter tengah mengudara untuk memeriksa langsung kondisi di keempat kota tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir gempa mematikan melanda Italia. Pada April 2009, gempa berkekuatan 6,3 SR melanda Italia tengah, menewaskan 295 orang sementara gempa pada Mei 2002 di Italia utara menewaskan puluhan orang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya