Boy Thohir, Membangun Bisnis dari Nol

Boy Thohir masuk daftar 50 orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan hingga US$ 605 juta, atau 7,94 triliun.

oleh Liputan6 diperbarui 20 Agu 2016, 18:17 WIB
Garibaldi Thohir. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Jatuh bukan berarti harus berhenti. Jatuh hanya merupakan bagian untuk menuju kesuksesan. Hal tersebut dibuktikan oleh Garibaldi Thohir atau yang akrab dipanggil Boy Thohir. Pria kelahiran 1 Mei 1965 ini memulai bisnis dengan mendirikan sebuah perusahaan properti. Namun karena manajemen yang belum sempurna, perusahaan tersebut harus ia jual. 

Tak ada kata menyerah, pria yang mendapatkan gelar BBA dari University of Southern California pada tahun 1988 dan MBA dari Northrop University, California, pada tahun 1989 ini kemudian kembali berbisnis. Ia membeli saham di PT Allied Indocoal dalam usaha patungan dengan perusahaan Australia. Kemudian ia kembangkan jaringan luas untuk menciptakan peluang bisnis baru. 

Perusahaan tersebut terus berkembang. Boy terus mengembangkan usaha. Pada tahun 1997, ia membentuk perusahaan pembiayaan sepeda motor PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance) yang kemudian melantai di bursa tahun 2004 dengan valuasi sebesar US$150 juta

Pada tahun 2005, ia kemudian mengakuisisi PT Adaro Indonesia yang mengoperasikan satu situs terbesar tambang batubara di belahan bumi selatan. Adaro berkembang menjadi perusahaan energi yang besar. Mengutip Forbes, Adaro masuk dalam 50 perusahaan terbaik di Asia.

Boy Thohir yang mendirikan perusahaan Adaro Energy bersama Sandiaga Uno dan beberapa temannya ini berhasil menjadikan Adaro Energy sebagai perusahaan energi terbesar kedua di Indonesia, dan produsen batu bara terbesar di dunia.

Ayah dari 3 anak ini pun dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Di 2015 lalu, Boy memiliki kekayaan hingga US$ 605 juta, atau Rp 7,94 triliun. Kekayaan ini didapatkannya dari salah satu bisnis utamanya, Adaro. Forbes memberikan gelar kepada Boy sebagai Businessman of the Year di 2011.

Pada 2016 ini banyak gebrakan bisnis yang akan dilakukan oleh seorang Boy Thohir. Selain mengembangkan bisnis, pria berusia 51 tahun ini akan meningkatkan investasi di bidang properti, telekomunikasi, otomotif, makanan, serta klub olahraga. Dia juga berencana membangun 25 hotel baru, dan sebuah penambangan emas pada tahun ini.

Boy tidak hanya berambisi meningkatkan kekayaannya saja pada tahun ini, tetapi memberikan kontribusi lebih terhadap negara. Salah satunya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah. Boy Thohir bahkan mendapatkan dukungan penuh dari Presiden RI Joko Widodo, dan Kementerian ESDM untuk segere menyelesaikan proyek ini. 

Ingin tahu lebih jauh? Saksikan Inspirato hanya di liputan6.com pada tanggal 23 Agustus pukul 12.30 WIB-selesai.

1. Menristek Dikti Mohamad Nasir 12.30 -13.00
2. Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Thohir 13.15-13.45
3. Pendiri Sokola Rimba Butet Manurung 14.00-14.30
4. Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi 14.45 -15.15
5. Desainer Didiet Maulana 15.30-16.00.

(Aldo Lim/Gdn)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya