Top 3: Manusia Mendarat di Bulan Bukan Fiksi

Sejak lama pendaratan manusia di bulan telah menjadi perdebatan, namun kepala Lapan meyakini bahwa peristiwa itu benar-benar terjadi.

oleh Citra DewiKhairisa FeridaDiterbitkan 07 Agustus 2016, 19:15 WIB
Ilustrasi pantulan sinar cahaya bulan. (sumber: Pinterest)

Liputan6.com, Jakarta - Banyak yang menduga program Apollo yang membuat manusia berhasil menapakkan kakinya di permukaan Bulan adalah rekayasa NASA. Sejumlah pihak yang meragukan peristiwa itu mengatakan Badan Antariksa Amerika Serikat itu telah merekayasa peralatan, mempersiapkan sejumlah objek seperti foto, kaset rekaman, transmisi, dan contoh 'batuan Bulan'.

Meski demikian sejumlah ilmuwan menepis dugaan tersebut dan mengatakan bahwa peristiwa itu benar-benar terjadi. Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin pun angkat suara terkait perdebatan ini.

Pendapat Thomas itu menjadi artikel yang paling diburu para pembaca kanal Global Liputan6.com edisi Minggu (7/8/2016) malam. Dua kabar lainnya yang juga menjadi sorotan adalah penampakan pesawat terbesar di dunia yang siap mengudara serta 'mesranya' Korut dengan Korsel dalam Olimpiade 2016.

Berikut Top 3 Global Selengkapnya:

1. Pendaratan Manusia di Bulan Rekayasa? Ini Respons Kepala Lapan

Neil Armstrong di Bulan. (Nasa.gov)

Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin mengatakan manusia benar-benar pernah mendarat di bulan. Menurutnya secara ilmiah tidak mungkin sekian banyak peneliti dapat dibohongi oleh sebuah negara atau lembaga.

"Manusia betul pernah mendarat di Bulan. Itu bukan fiksi dan rekayasa," ujar Thomas dalam sesi tanya jawab pada kegiatan pencanangan "Malam Langit Gelap".

Selengkapnya...

2. Ini Penampakan Pesawat Terbesar di Dunia yang Siap Mengudara

The Airlander 10, pesawat terbesar di dunia yang siap mengudara (Daily Mail)

Pesawat terbesar di dunia, The Airlander 10, pertama kalinya keluar dari hanggar pada Sabtu 6 Agustus kemarin demi menjalani serangkaian tes singkat. Kapal terbang raksasa itu rencananya akan menjalani terbang perdana pada akhir Agustus mendatang.

Pembuatan The Airlander 10 yang berlangsung selama 10 tahun ini menelan biaya sebesar 25 juta pound sterling. Pesawat ini memiliki panjang 92 meter dan dipompa dengan jutaan kaki kubik helium.

Selengkapnya...

3. Korut dan Korsel Tampil 'Mesra' di Olimpiade 2016 

Atlet gimnastik, Hong Un Jong, yang berasal dari Korut dan Lee Eun-Ju, yang berasal dari Korsel (Reuters)

Meski bukan pertama kali, namun pemandangan atlet Korut dan Korsel yang akur ternyata mendapat perhatian dari banyak kalangan. Ini terjadi ketika Hong Un Jong yang berasal dari Korut dan Lee Eun-Ju yang berasal dari Korsel melakukan foto selfie bersama.

Dengan wajah menyunggingkan senyum, Un Jong mengenakan jaket berlambang Korut di sisi kiri dadanya sementara Eun-Ju tampak memegang ponsel sembari berpose.

Selengkapnya...

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya