Reshuffle Jadi Penyempurnaan Paket Kebijakan

BCA optimistis reshuffle kabinet yang dilakukan Jokowi bisa mendorong perekonomian.

oleh Achmad Dwi Afriyadi diperbarui 29 Jul 2016, 12:52 WIB
Menteri Kabinet Kerja hasil reshuffle jilid dua. (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) optimistis langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merombak kabinet (reshuffle) bisa mendorong perekonomian. Perombakan kabinet dengan menunjuk orang terbaik di bidangnya tersebut bisa mendukung paket kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

Wakil Presiden Direktur BCA Eugene K Galbraith mengatakan, pemerintah telah menunjuk para ekonom yang terbaik untuk bekerja sama mendorong pertumbuhan ekonomi. "Ada banyak sekali ekonom-ekonom kompeten sekali bergerak sebagai menteri," ujar dia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Reshuffle menjadi momen untuk menyempurnakan kebijakan yang sudah ada. Dia bilang, dengan orang-orang yang kompeten maka kebijakan yang dikeluarkan semakin baik. "Ada banyak sekali ekonom-ekonom berkompeten untuk bergerak sebagai menteri. Sehingga kami optimistis kebijakan pemerintah akan tetap terus disempurnakan terus didukung oleh pejabat-pejabat yang kompeten dan betul-betul baik kinerjanya," jelas dia.

Meski begitu, dia mengaku enggan mengomentari lebih jauh terkait perombakan kabinet itu. "Saya tak kompeten soal politik," tukas dia.

Sebelumnya pada 27 Juli 2016, Presiden Jokowi merombak kembali jajaran kabinet kerjanya. Ini kedua kalinya Jokowi mengubah tatanan pemerintahan yang dipimpinnya sepanjang masa pemerintahan hingga 2016.

Menurut Jokowi, perombakan kabinet dilakukan agar program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat bisa segera terealisasi.

Dalam reshuffle kabinet kali ini, Jokowi melakukan pergeseran posisi dan wajah baru di beberapa kementerian. "Kami juga memutuskan beberapa pos kementerian dengan memasukkan energi baru," paparnya.

Berikut ini nama-nama menteri baru yang diumumkan Jokowi:

1. Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menko Kemaritiman
2. Bambang S Brodjonegoro sebagai Kepala Bappenas
3. Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang
4. Thomas Lembong sebagai Kepala BKPM
5. Wiranto sebagai Menko Polhukam
6. Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan
7. Eko Putro Sanjoyo sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
8. Budi Karya sebagai Menteri Perhubungan
9. Muhajir Efendi sebagai Mendikbud
10. Enggartyasto Lukito sebagai Menteri Perdagangan
11. Airlangga Hartato sebagai Menteri Perindustrian
12. Archandra Tahar sebagai Menteri ESDM
13. Asman Abnur sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

(Amd/Gdn)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya