Kuwait Catat Rekor Suhu Tertinggi di Bumi

Sebelumnya, California mencatat rekor tertinggi yakni 56,7 derajat Celcius, namun menurut ilmuwan data tersebut tidak valid.

oleh Citra Dewi diperbarui 24 Jul 2016, 08:52 WIB
Cuaca panas melanda sejumlah wilayah dibagian timur Cina dengan suhu rata-rata lebih dari 35 Derajat Celcius.

Liputan6.com, Mitribah - Pada Kamis, 21 Juli 2016, suhu 54 derajat Celsius tercatat di Kuwait. Hal tersebut merupakan temperatur tertinggi yang pernah tercatat di belahan timur Bumi dan hampir setara dengan suhu tertinggi yang pernah tercatat.

Sebuah stasiun cuaca di Mitribah, daerah terpencil di Kuwait barat laut, mencatat suhu tersebut pada minggu lalu selama gelombang panas menerpa Timur Tengah secara intens. Demikian dikutip dari Independent, Minggu (24/7/2016).

Negara tetangga Kuwait, Irak, juga mencatat suhu hingga 53,9 derajat Celcius di kota kuno Basra.

Jika diverifikasi oleh World Meteorological Organisation, suhu tersebut hampir dipastikan menjadi temperatur tertinggi yang pernah tercatat di Bumi.

Hingga saat ini rekor resmi suhu tertinggi mencapai 56,7 derajat Celsius yang tercatat di Furnace Creek Ranch di Death Valley, California, pada 10 Juli 1913.

Namun banyak ahli meteorologi modern skeptis dengan catatan tersebut, karena peralatan yang digunakan pada saat itu rawan kesalahan dan tak dapat diandalkan seperti metode pencatatan modern.

Catatan menunjukkan, tempat terdekat dari Furnace Creek Ranch tak memiliki suhu serupa dan kondisi angin tak memungkinkan untuk membentuk temperatur seperti itu.

"Rekor itu telah diamati ...Saya tak memiliki tambahan lain untuk diperdebatkan selain keyakinan bahwa kemungkinan besar pembacaan temperatur tak valid ketika melihat semua bukti." ujar ahli meteorologi dari Weather Underground, Christopher Burt.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya