Winglet Dilarang, Ducati Putar Otak Hadapi MotoGP 2017

Ducati akan memanfaatkan celah pada aturan baru sebagai peluang dalam mengembangkan motor.

oleh Yongki Sanjaya diperbarui 08 Jul 2016, 14:32 WIB
Penampakan winglet pada motor Ducati Desmosedici. Penggunaan sayap aerodinamika resmi dilarang di MotoGP berdasarkan hasil rapat Grand Prix Comission di Assen, Belanda, Sabtu (25/6/2016). (Crash)

Liputan6.com, Bologna - Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) resmi melarang winglet pada seluruh ajang balap motor, termasuk MotoGP pada musim 2017. Tidak dapat dipungkiri larangan ini bakal menyulitkan Ducati, karena pabrikan asal Italia tersebut pelopor winglet.

Winglet ini sebenarnya solusi praktis untuk mengatasi keterbatasan software ECU yang kurang mengakomodir performa motor. Namun demikian, sayap ini malah jadi biang masalah baru yang membahayakan karena sering mengalami kontak antar pembalap.

Larangan ini mendorong Ducati mencari jalan lain untuk meningkatkan sisi aerodinamika pada Desmosedici. Cara satu-satunya yang bisa dilakukan yaitu menggarap fairing Desmosedici GP dengan desain baru.

Dilansir Autoevolution, desain ini wajib membuat Desmosedici memiliki downforce lebih tinggi dengan stabilitas lebih baik sehingga ban lebih menapak di aspal. Pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale, Bologna, mengerahkan segala upaya dari seluruh sumber daya mereka untuk pengembangan ini.

Davide Tardozzi selaku Manajer Tim Ducati juga memperingatkan seluruh regulator balap MotoGP yang meliputi FIM, Dorna, dan IRTA untuk memilih kata-kata yang bijak dalam menyusun regulasi baru. Ducati akan memanfaatkan celah pada aturan sebagai peluang dalam mengembangkan motor untuk musim depan.

 

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya