Montir Keliling Meraup Untung di Jalur Mudik

Dalam sehari, Unay, sang montir keliling, menangani 4 hingga 5 mobil di jalur mudik.

oleh FX. Richo Pramono diperbarui 04 Jul 2016, 19:22 WIB
Montir di jalur mudik. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Garut - Minimnya ketersediaan bengkel di jalur mudik, membuat montir keliling sangat dibutuhkan, terutama di daerah yang berbukit-bukit. Salah satunya di daerah Warung Peuteuy, Garut, Jawa Barat.

Di daerah ini, kondisi jalan cukup menanjak. Membuat kendaraan yang digunakan pemudik, harus bekerja ekstra keras. Dan macet saat tanjakan, membuat kondisi mobil cepat panas.

Keadaan ini membuat montir keliling meraup untung hingga empat kali lipat dari biasanya. Seperti dialami Unay, montir keliling yang tiap tahunnya mendulang rezeki di tengah arus mudik.

"Sehari kalau lagi mudik gini, bisa empat mobil, Mang. Itu udah termasuk ramai. Bisa juga sampai lima mobil. Tapi seringnya sih sehari empat mobil," ujar Unay di Jalan Raya Warung Peuteuy, Garut, Jawa Barat, Senin (4/7/2016).

Unay biasa dibantu oleh rekan-rekannya. Karena itu, keuntungan yang diraih dibagi dengan rekannya.

"Semobil jatuhnya dapat Rp 100 ribu. Itu udah disetor ke bos, sama dibagi teman-teman lain," tutup Unay.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya