6 Cerita SIM Paling Unik

Usaha mendapatkan SIM tidaklah mudah dan banyak kisah unik dibaliknya.

oleh Yongki Sanjaya diperbarui 07 Jul 2016, 17:38 WIB
Ilustrasi SIM | Via: liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - SIM atau surat izin mengemudi jadi modal seorang pengendara saat menjalankan kendaraan bermotor. Otoritas berwenang menerbitkan SIM sesuai klasifikasi kendaraan tertentu.

Usaha mendapatkan SIM tidaklah mudah seperti tinggal mengikuti prosedur ujian tertulis, praktek, dan kemudian lulus. Banyak kisah menarik demi mendapat legalitas untuk mengemudi secara sah di jalan raya.

Ada yang menganggap enteng cara berpakaian saat mengikuti ujian. Bahkan, kepemilikan SIM juga tidak bisa diprediksi seberapa lama.

Berikut ini cerita unik seputar SIM yang diolah dari berbagai sumber:

Ditolak urus SIM karena pakai celana pendek

Seorang pria ditolak memverifikasi dokumen dalam prosedur pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) karena mengenakan kaos dan celana pendek.

Srinivas, seorang pengusaha muda asal Bengalore, India, dengan sembrono hanya mengenakan kaos dan celana pendek ke Departemen Kendaraan Bermotor India (RTO). Ulahnya ini mendapat reaksi dari petugas karena cara berpakaian yang terlalu santai.

Petugas bahkan mengatakan bahwa apa yang dilakukan Srivinas adalah perbuatan melawan kekuasaan pemerintah pusat. Ia pun dicerca dengan segudang pertanyaan saat namanya dipanggil untuk verifikasi dokumen

Ia hanya bisa diam tak berkomentar. Pada akhirnya Srinivas memilih untuk pulang ke rumah untuk berganti pakaian.

Punya SIM hanya 58 menit

Remaja ini kedapatan memacu mobil dengan kecepatan 84 km/jam di zona 50 km/jam.

Seorang remaja di Norwegia jadi orang yang memiliki SIM selama 58 menit. Alasannya, ia kedapatan memacu mobilnya dalam kecepatan tinggi hingga akhirnya diberhentikan polisi.

Remaja berusia 18 tahun ini dinyatakan lulus ujian mengemudi tepat pada pukul 9.00 pagi. Tepat pukul 9.58 kehilangan SIM karena dicabut oleh polisi karena kedapatan memacu mobil dengan kecepatan 84 km/jam pada zona 50 km/jam di Tromsdalen.

Menurut undang-undang yang berlaku di Norwegia, maka SIM akan ditahan antara enam sampai sembilan bulan apabila mengemudi dengan melebihi batas kecepatan 50 km/jam.

Foto SIM pakai bakul nasi di kepala

Lindsay Miller mengenakan saringan pasta di kepalanya dalam foto SIM. (foto: Lindsay Miller)

Foto Surat Izin Mengemudi (SIM) diharuskan berpakaian rapi. Namun, pengecualian akhirnya diberikan kepada perempuan bernama Miller Lindsay M yang tinggal di Lowell, Masschusetts, Amerika Serikat (AS).

Meski sempat ditolak, ia akhirnya diperbolehkan berfoto dengan atribut khusus setelah menempuh jalur hukum.

Ia diperbolehkan mengenakan topi yang tak lain adalah bakul nasi saat foto SIM. Miller diketahui sebagai penganut sekte Ateis Pastafarian.

Ditolak mengajukan SIM karena nama tak lazim

Pria ini mengganti nama karena tergila-gila film Toy Story.

Salah seorang pria di Inggris bernama Sam Stephens dengan sengaja mengubah namanya menjadi Buzz Lightyear sebagai penggemar berat film animasi Toy Story.

Ulahnya ini berbuntut masalah ketika ia akan mengurus perubahan nama di SIM. Driver & Vehicle Licensing Agency (DVLA) alias lembaga yang menerbitkan SIM di Inggris menolak permohonan Stephens yang ingin mengganti namanya sebagai Buzz Lightyear pada SIM yang dimiliki,

DVLA selaku otoritas yang menerbitkan SIM tidak ingin terhina di luar negeri dengan mengabulkan keinginan Stephens. Padahal, DVLA telah mengonfirmasi tidak akan terjadi masalah administrasi apabila nama yang diajukan belum ada yang menggunakan.

38 kali gagal ujian SIM

Foto: BBC

Bagaimana perasaan Anda apabila telah berkali-kali gagal saat ujian SIM? Tentu akan sangat jengkel bercampur kesal.

Tapi, seorang pria asal Liverpool, Inggris dengan sabar terus mengikuti ujian SIM. Jika ditotal, ia telah gagal hingga 38 kali dan baru lulus pada percobaan ke-39.

Ia pun sampai dijuluki sebagai pelajar terburuk. Cap buruk ini karena ia memiliki rekor kegagalan paling banyak di antara yang lainnya sejak 2011.

40 tahun mengemudi tanpa SIM

Pria ini tidak pernah sekalipun terlibat insiden atau diberhentikan polisi untuk pemeriksaan.

Gheorghe Ungureanu, seorang pria paruh baya asal Rumania yang sudah 40 tahun tidak membawa SIM saat mengemudi. SIM yang dimiliki Ungureanu dicabut pada saat ia berusia 24 tahun.

Ungureanu dihentikan polantas pada 1976 karena kedapatan mengemudi dalam kondisi mabuk. SIM miliknya kemudian ditahan oleh pihak berwajib sesuai peraturan yang berlaku.

Karena tidak kunjung ditebus, otoritas berwenang pun memutuskan untuk mencabut SIM milik Ungureanu.
Padahal, SIM menjadi suatu dokumen penting baginya karena Ungureanu bekerja sebagai sopir yang sering keluar masuk negara lain di Eropa.

Ia juga membohongi otoritas berwenang dengan mengatakan SIM dan semua dokumennya telah dicuri ketika pindah ke Prancis. Beruntungnya, Ungureanu tidak pernah sekalipun terlibat insiden atau diberhentikan polisi untuk pemeriksaan surat-surat rutin.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya