VIDEO: 1.683 KK di Zona Merah Sinabung Segera Direlokasi

Bupati Tanah Karo menjamin kelangsungan bantuan pemerintah agar tepat sasaran pada korban erupsi Gunung Sinabung.

oleh Liputan6 diperbarui 24 Mei 2016, 14:11 WIB
Bupati Tanah Karo menjamin kelangsungan bantuan pemerintah agar tepat sasaran pada korban erupsi Gunung Sinabung.

Liputan6.com, Karo - Pengungsi erupsi Gunung Sinabung kini tidak punya lagi rumah dan lahan. Desa yang mereka tempati masuk daerah berbahaya atau zona merah.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Selasa (24/5/2016), akibat erupsi Gunung Sinabung, mereka harus angkat kaki dari rumah dan meninggalkan ladang demi keselamatan jiwa.

Ada empat desa yang menjadi sasaran relokasi, yaitu Desa Gamber, Desa Kutatonggal, Desa Berastepu dan Desa Burukinayan. Sebanyak 1.683 kepala keluarga (KK) menjadi target relokasi tahap kedua, dengan bantuan dana Rp 59.400.000 per-KK. 

Pemerintah sudah mengupayakan lahan relokasi di berbagai tempat seperti di Desa Lingga. Lahan seluas 20 hektare milik pribadi ditawarkan ke pemerintah untuk membantu pengungsi Sinabung.

Untuk meyakinkan warga yang akan membeli tanah dan membangun rumah, pemilik tanah juga menyediakan contoh rumah dengan sisa anggaran dari pemerintah.

Bupati Tanah Karo juga menjamin kelangsungan bantuan pemerintah tersebut agar tepat sasaran. Hal ini dengan cara tidak langsung memberikan kepada masyarakat korban erupsi Gunung Sinabung, namun dengan pendampingan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya