Pedagang Pesimistis Harga Daging Sapi Turun Rp 80 Ribu per Kg

Harga daging sapi kini mencapai Rp 130 ribu per kilogram (kg).

oleh Fiki AriyantiDiterbitkan 24 Mei 2016, 10:15 WIB
Aktivitas jual beli daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Senin (25/1). Peraturan Pemerintah yang membebankan pajak 10% untuk setiap penjualan sapi impor berdampak pada naiknya harga daging di sejumlah pasar tradisional. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri‎, pesimistis harga daging sapi di pasar turun menjadi Rp 80 ribu per kilogram (kg) saat bulan puasa dan Lebaran. Padahal penurunan tersebut merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mansuri mengatakan, harga daging sapi saat ini mencapai Rp 130 ribu per kg atau naik sekitar Rp 10 ribu dari harga sebelumnya Rp 120 ribu per kg.

"Kami kok pesimistis ya harga daging sapi bisa Rp 80 ribu per kg. Mustahil walaupun itu permintaan Pak Jokowi. Harga sekarang saja Rp 130 ribu-an per kg. Kalaupun ada penurunan, tidak begitu drastis," kata Mansuri saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Baca Juga

  • Pemda DKI Jakarta Siapkan Daging Murah Jelang Lebaran
  • Antisipasi Lebaran, Pemerintah Bakal Impor Daging dari Australia
  • Sapi Lokal Hanya Penuhi 3 Persen Kebutuhan Daging di Jakarta

Ia menuturkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) tidak mengindahkan saran dan masukan IKAPPI sejak satu tahun lalu untuk menstabilkan harga daging sapi.

"Kami sarankan memperbesar jumlah budidaya sapi hidup dalam negeri. Tapi Kementan tidak mendengarkan saran kami‎ sejak satu tahun lalu saat banyak persoalan daging sapi," kata dia.

Mansuri mengatakan pemerintah hanya fokus pada mengembangbiakkan sapi hidup di sentra-sentra produksi seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan beberapa daerah lain.

"Sementara seperempat kebutuhan nasional ada di Jakarta dan sekitarnya. Jadi tidak ada sebaran yang cukup di Jawa, Jakarta, dan sekitarnya," ujar dia. (Fik/Ahm)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya