Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyambangi beberapa sekolah untuk meninjau pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP/MTs pagi ini. Dalam sambutannya di depan siswa MTs N 3 Jakarta, Ahok memastikan pelaku bullying tak lulus sekolah.
"SMP, SMA tiga tahun kita memproses karakter. Kita putuskan, mem-bully langsung dikeluarkan dari sekolah," ujar Ahok, Senin (9/5/2016).
Ahok mengatakan, yang dipentingkan selama menempuh pendidikan adalah karakter terpuji dan kejujuran. Karena sebenarnya pelajaran sekolah tidaklah susah.
Baca Juga
- Ahok Minta Siswi SMAN 3 Bully Adik Kelas Dikeluarkan
- Nasihat Menteri Anies untuk Peserta UN SMP Besok
- Kemdikbud: 984 Sekolah Setingkat SMP Ikuti UN Berbasis Komputer
Advertisement
"Saya kira orangtua berharap, anak pintar tapi juga takut akan Tuhan. Maka anak-anak akan jadi kreatif karena Tuhan itu kreator. Kalau mau kreatif harus nempel dengan kreator," kata dia.
Di MTs N 3 Jakarta, Ahok mendatangi ruangan IT. Dia mengecek langsung tempat berlangsungnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dia sebelumnya menyambangi kesiapan pelaksanaan UN di SMPN 41 di Jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan.