Tiket Laga Terakhir Leicester City Dijual dengan Harga Selangit

Tiket pertandingan Leicester Vs Everton dijual seharga Rp 280 juta, dua lembar.

oleh Edu KrisnadefaDiterbitkan 12 April 2016, 14:30 WIB
Pemain Leicester City saat merayakan sukses mereka di sebuah laga. Leicester berpeluang jadi juara Liga Inggris, musim ini. (AFP)

Liputan6.com, Leicester - Sukses Leicester City merajai Liga Inggris membuka kans pihak-pihak tertentu mengambil kesempatan dalam kesempitan. Salah satunya, mereka memanfaatkan situasi ini untuk menjual mahal tiket laga terakhir The Foxes di Liga Inggris lawan Everton di Stadion King Power, 7 Mei mendatang.

Sebuah situs penjualan online, bahkan berani menjual tiket tersebut dengan harga selangit, 15 ribu pounds (sekitar Rp 280 juta) sepasang, atau dua lembar. Hebatnya, dalam beberapa jam, tiket-tiket tersebut sudah terjual.

Baca Juga

  • Leicester Amankan Tiket Liga Champions, Ini Kata Ranieri
  • Mampukah Madrid Lolos dari 'Lubang Jarum'?
  • 7 Fakta Menarik Manchester City Vs PSG

Padahal, harga ini jauh di atas harga resmi yang ditentukan klub, antara 500 hingga 2 ribu pound. Maka itu, pihak klub pun mengancam akan menindak siapa pun yang melakukan tindakan percaloan terhadap tiket pertandingan mereka.

Namun begitu, harga tiket yang dibanderol pihak klub ini sebenarnya juga sudah terlalu mahal bagi suporter. Pasalnya, harga pertandingan tim asuhan Claudio Ranieri ini di Liga Inggris, biasanya tak lebih dari 50 pounds.

Bahkan, saat musim 2015/16 baru dimulai, tiket laga Leicester adalah yang paling murah, 22 pounds. Namun, harga tiket mereka terus melonjak seiring dengan prestasi gemilang Leicester musim ini.

Leicester City akan menjamu Everton di laga terakhir mereka di Liga Inggris 2015/16, 7 Mei 2016. (AFP)

Tak pelak, kondisi ini pun mendapat kritik keras dari suporter mereka. Alan Birchenall, seorang duta klub, mengecam kenaikan harga tiket yang menurutnya "gila" itu.

"Saya ingat saat kami masih bermain di Filbert Street dan hanya disaksikan sekitar 9 ribu penonton. Namun, klub begitu menjaga hubungan dengan suporter," ujar Birchenall, seperti dikutip Leicester Mercury. "Tapi, segalanya telah berubah sekarang. Klub jauh lebih materialistis".

Laga lawan Everton, memang sangat dinantikan suporter Leicester. Pasalnya, besar kemungkinan di laga tersebut Leicester akan merayakan sukses mereka mengangkat trofi juara Liga Inggris 2015/16.

Saat ini, Leicester memang berpeluang sangat besar jadi juara Liga Inggris. Dengan 72 poin saat ini, mereka hanya butuh memenangkan tiga pertandingan lagi untuk mengukuhkan diri sebagai yang terbaik di Liga Inggris, musim ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya